Berita Bekasi

WTS Muda Terjaring Razia di Kalimalang, Diangkut Satpol PP

Melihat petugas berdatangan, para WTS muda itu langsung kocar-kacir melarikan diri. Beberapa wanita malam lainnya berusaha bersembunyi.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Rangga Baskoro
Enam WTS muda yang terjaring razia, diangkut dari Kalimalang oleh Satpol PP Kabupaten Bekasi. 

TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG — Satpol PP Kabupaten Bekasi mengamankan sejumlah wanita tuna susila (WTS) saat menggelar razia pada Kamis (15/9/2022) malam kemarin. 

Bahkan seorang diantaranya kepergok petugas sedang melayani tamu di bangunan liar yang terletak di Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang, Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Melihat petugas berdatangan, mereka langsung kocar-kacir melarikan diri. Beberapa wanita malam lainnya berusaha bersembunyi.

Namun dari belasan WTS yang mangkal, hanya beberapa dari mereka yang berhasil diamankan petugas.

Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi Deni Mulyadi dalam razia digelar secara dadakan di dua tempat, petugas berhasil mengamankan enam orang WTS.

Baca juga: Pemotor Tewas Usai Tabrak Truk di Jalan Alternatif Cibubur Bekasi

Baca juga: Lowongan Kerja Karawang: PT Nipro Indonesia Jaya Buka Peluar Kerja sebagai Foreman Produksi

Baca juga: Buruan Borong, Harga Emas Batangan Antam di Bekasi Jumat Ini Terendah Sejak Februari, Ini Daftarnya

"Enam orang kami amankan, ada juga yang kami amankan sedang melayani tamunya di pinggiran Kalimalang," kata Deni, Kamis (15/9/2022).

Razia ini bermula saat petugas mendapatkan informasi maraknya wanita malam yang mangkal di pinggiran Kalimalang dan Jalan Sultan Hasanudin.

Kemudian petugas berangkat melakukan razia mendadak, hasilnya ditemukan beberapa PSK yang mangkal di wilayah itu.

"Kondisi jalan yang gelap gulita tanpa penerangan, mereka jadikan pedestrian di Jalan Kalimalang untuk menjajakan diri, kebanyakan PSK ini baru saja terjun ke dunia prostitusi dan masih berusia muda," ungkapnya.

Menurut dia, dari enam orang yang diamankan mereka kebanyakan masih berusia 18-24 tahun, dan tiga orang terdata sebagai warga Bekasi dan tiga orang lainnya dari daerah luar.

Baca juga: Lowongan Kerja Bekasi: PT Unifoods Indonesia Tawarkan Posisi Operator Magang, Cek Syaratnya

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Inflasi Imbas Kenaikan Harga BBM, Pemkab Bekasi Siapkan Anggaran 17 Miliar

Baca juga: Dani Ramdan Merotasi Kadisdik dan Kadisdukcapil Kabupaten Bekasi

"Pengakuan mereka tarifnya Rp200-300 ribu, dan mampu melayani 5 orang setiap malam," jelasnya.

Setelah didata, mereka kemudian dikirim ke Panti Rehabilitasi Sosial Tuna Susila Pasar Rebo Jakarta Timur guna diberikan pembinaan dan pelatihan keterampilan agar tidak kembali menjadi WTS. 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved