Berita Kriminal

Pria Asal Cikarang Mengaku Diculik dan Disekap di Sukabumi Ternyata Bawa Kabur Anak Gadis Orang

"Bahwa yang sebenarnya itu adalah dia membawa lari gadis orang, inisialnya IT dikontrakkan di Kedungwaringin, Rengasbandung," ucap Mustakim

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
Istimewa
MF, pria yang membuat laporan palsu diculik dan disekap di Sukabumi. 

Ia menegaskan dalam penanganan sebuah perkara, polisi selalu mengedepankan azas praduga tak bersalah sehingga tindaklanjut pemeriksaan sebuah laporan harus dilakukan secara mendetail.

"Kepada masyarakat, kami mengimbau untuk tidak membuat laporan palsu dan menginformasi sesuai dengan fakta, karena kalau bohong pasti akan ketahuan oleh kami," kata Mustakim saat dikonfirmasi, Sabtu (17/9/2022).

Seperti pasa kasus MF (27), pria asal Cikarang Utara yang mengaku menjadi korban penculikan dan penganiayaan hingga dibuang di Sukabumi.

Awalnya, MF datang ke Mapolsek Cikarang Utara dalam kondisi wajah yang masih babak belur setelah dipukuli oleh warga Kedungwaringin akibat ketahuan kumpul kebo bersama kekasihnya berinisial IT.

"Dia datang ke polsek, ngakunya dibawa naik mobil sama sejumlah orang yang ngaku anggota di Lemahabang. Kemudian, motor dan dompetnya dirampas, dipukuli, lalu dibuang di Sukabumi," ucapnya.

Polisi kemudian mengajak MF untuk menelusuri setiap lokasi yang ia ceritakan, seperti di pinggir jalan dekat Stasiun Lemahabang, kemudian ke ruko kosong di Delta Mas yang disebut jadi lokasi pemukulan.

"Nah, karena kami curiga, kami melakukan penyelidikan terhadap MF itu. Kami ajak mutar TKP-nya di mana yang sebenarnya. Begitu sampai ke ruko yang katanya dipakai untuk penganiayaan, dia seperti enggak yakin," katanya.

Polisi kemudian mencari data informasi mengenai nomor polisi kendaraan roda dua milik MF. Setelah dilakukan pencarian, ternyata tak ada satu pun motor yang telah disematkan nomor polisi tersebut.

"Sedangkan motornya sendiri, yang sudah kita cek, ternyata tidak terdaftar STNK-nya. Enggak ada nomor plat seperti yang disebutkan. Karena kan dia ngaku motornya hilang," ungkap Mustakim.

MF pun tak bisa berkutik setelah ditunjukkan bukti-bukti oleh polisi. Akhirnya ia mengaku bahwa laporan penculikan dirinya merupakan sebuah berita bohong.

Mustakim menyayangkan sikap MF yang bahkan telah menyebarluaskan berita bohong tersebut ke sejumlah akun media sosial sehingga viral di dunia maya.

 
 
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved