Berita Jakarta

Tidak Semua Wilayah DKI Jakarta Terpasang Kamera ETLE, Polisi Tilang Pengendara Masih Secara Manual

Direktur Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Usman Latif akui, penindakan secara manual ketika anggota di lapangan menemukan pelanggaran.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Panji Baskhara
TribunBekasi.com/Rangga Baskoro
Ilustrasi - Direktur Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Usman Latif mengatakan, penindakan tilang pengendara dilakukan secara manual lantaran belum semua wilayah DKI Jakarta menggunakan kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). 

TRIBUNBEKASI.COM - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bakal tetap melakukan penilangan kendaraan melanggar rambu lalu lintas secara manual di lapangan.

Sebab, tidak semua wilayah DKI Jakarta terpasang kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) untuk menindak secara online pengendara yang melanggar lalu lintas.

Direktur Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Usman Latif akui, penindakan secara manual ketila anggota di lapangan menemukan pelanggaran.

Misalnya unggal-ugalan, tidak mengenakan helm, menerobos lampu merah dan boncengan lebih dari satu orang.

Baca juga: Pelaksanaan Operasi Zebra 2022 di Kabupaten Bekasi Masih Manual, Polisi: ETLE Belum Siap

Baca juga: Tekan Jumlah Pelanggar Lalu Lintas, Karawang Butuh Fasilitas Kamera ETLE

Baca juga: Belum Ada ETLE, Polres Metro Bekasi Kota Berlakukan Tilang Manual saat Operasi Patuh Jaya 2022

"Tapi kita tidak ada penindakan hukum secara stasioner gitu, dihentikan gitu tidak, tapi kalau ada pelanggaran secara kasat mata tentunya kami tetap melakukan penindakan juga," tegasnya Sabtu (1/10/2022).

Sehingga, Usman Latif memastikan tidak ada anak buahnya yang melakukan razia dititik tertentu seperti sebelum ada penindakan ETLE.

Pengendara yang tertangkap tangan melanggar lalu lintas, tidak semuanya diberikan surat tilang oleh anggota Ditlantas Polda Metro Jaya.

Ada pengendara yang diberikan teguran supaya kedepannya tidak mengulangi lagi dan jadi tertib berlalu lintas.

"Jadi tilang ada upaya paling terakhir, tapi kalau kena tilang elektronik yaudah semua pelanggaran akan terkena, tapi kalau yang apa sifatnya masih manual sangat paling terkahir kalau masih bisa dingat-diingatkan gitu lho, tidak harus dengan tilang," jelasnya.

Operasi Zebra 2022 Kabupaten Bekasi

Pelaksanaan Operasi Zebra 2022 di Kabupaten Bekasi difokuskan dengan sosialisasi kepada masyarakat.

Sosialisasi dalam Operasi Zebra 2022 di Kabupaten Bekasi tersebut mengenai keselamatan berkendara.

Mengenai Operasi Zebra 2022, dijelaskan langsung Kasat Lantas Polres Metro Bekasi, Kompol Arga Dija Putra.

"Tentunya yang kami lakukan nanti adalah kegiatan berbentuk preventif dan preemptif. Kami lakukan sosialisasi, pemasangan spanduk, imbauan di videotron terkait tertib berlalu lintas."

Halaman
12
Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved