Berita Bekasi

Operasi Zebra Jaya 2022 di Kota Bekasi, Wakapolres: Ini Operasi Mandiri, Digelar Selama 14 Hari

Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Rama Samtama Putra sebut Operasi Zebra Jaya 2022 yang digelar mulai hari ini berlangsung hingga selama 14 hari.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Panji Baskhara
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Ilustrasi - Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Rama Samtama Putra sebut Operasi Zebra Jaya 2022 yang digelar mulai hari ini berlangsung hingga selama 14 hari. 

TRIBUNBEKASI.COM - Hari ini, Operasi Zebra Jaya 2022 tengah berlangsung di wilayah Kota Bekasi, pada Senin (3/10/2022).

Dijadwalkan Operasi Zebra Jaya 2022 ini akan digelar selama 14 hari ke depan atau sampai 16 Oktober 2022.

Tujuan Operasi Zebra Jaya 2022 untuk penertiban pelanggar lalu lintas (Lalin) yang ada di wilayah Kota Bekasi.

DIgelarnya Operasi Zebra Jaya 2022 tersebut dibenarkan Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Rama Samtama Putra.

Baca juga: Hari Ini Operasi Zebra Jaya 2022 Berlangsung di Kota Bekasi Hingga 16 Oktober 2022, Polisi: Serentak

Baca juga: Polres Metro Bekasi Ringkus Empat Anggota Geng Motor Bersajam, Polisi Menduga Hendak Melakukan Begal

Baca juga: Operasi Zebra Lodaya di Karawang Fokus Menyasar 7 Jenis Pelanggaran Lalu Lintas Ini, Apa Saja?

Menurut AKBP Rama Samtama Putra dalam pelaksanaan operasi zebra di Kota Bekasi.

Polres Metro Bekasi Kota, kata AKBP Rama Samtama Putra menerjunkan 120 personil gabungan.

"Ini adalah operasi mandiri kewilayahan serentak di jajaran Polda metro jaya. Operasi zebra akan digelar selama 14 hari kedepan," kata AKPB Rama Samtama Putra, 

Diungkap Rama, Operasi Zebra Jaya 2022 itu dilakukan dalam upaya menekan angka kecelakaan lalulintas akibat pelanggaran yang dilakukan oleh para pelanggar.

Dengan operasi zebra ini, setidaknya menjadi warning kepada masyarakat agar lebih patuh berlalu lintas.

"Seperti kita ketahui angka kecelakaan yang cukup tinggi fatalitas kemudian juga angka pelanggaran lalulintas cukup tinggi,"

"Maka dengan adanya Operasi Zebra Jaya 2022 ini diharapkan dapat menekan angka-angka itu," ungkapnya.

Adapun sasaran pelanggar lalu lintas yang ditindak maupun diberikan teguran.

Yaitu seperti melawan arus lalu lintas, berkendara dibawah pengaruh miras, menggunakan ponsel saat mengemudi, tidak memakai helm saat mengemudi, tidak menggunakan sabuk pengaman, berkendara melebihi batas kecepatan.

Serta pengendara dibawah umur dan tidak memiliki SIM, berboncengan sepeda motor melebihi kapasitas.

Kendaraan roda empat yang tidak layak jalan, kendaraan yang tidak standar, kendaraan yang tidak dilengkapi STNK, pengendara yang melanggar marka, dan kendaraan yang terpasang rotator.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved