Berita Karawang
Realisasi Capaian PAD Dinas Perikanan Karawang Baru 26 Persen
Ade Sudiana akan berupaya mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi perikanan di Dinas yang baru ia pimpin.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Dinas Perikanan Kabupaten Karawang baru mencapai 26 persen.
Dari target PAD sebesar Rp 775 juta, Dinas Perikanan Karawang saat ini baru mampu menyerap sekitar 26 persen atau baru sekitar Rp 200 juta
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Karawang, Ade Sudiana mengaku akan berupaya mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi perikanan di Dinas yang baru ia pimpin.
Hal itu ia lakukan sebagai perhatian khusus di awal kepemimpinannya dalam menyikapi lemahnya retribusi dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan Balai Benih Ikan (BBI).
"Kita identifikasi dulu, sumber PAD di Dinas Perikanan Karawang, kan ada dua sumber, dari TPI dan BBI, dimana kita punya 12 TPI dan 2 BBI," ujar Ade pada Jumat (21/10/2022).
BERITA VIDEO: PROSES EVAKUASI KAPAL HILANG KONTAN DI PERAIRAN KARAWANG
Ade juga akan memanggil seluruh Manager TPI dan BBI untuk meminta klarifikasi apa kendala atau permasalahan yang menjadi penyebab lemahnya retribusi.
Undangan itu rencananya akan dilakukan pada Senin 24 Oktober 2022.
"Kita minta klarifikasi serta pertanggungjawabannya, kenapa sampai bulan Oktober PAD masih rendah, karena menurut informasi dari 12 TPI itu tidak semuanya aktif hanya 3 TPI saja yang aktif dengan maksimal," jelasnya.
Baca juga: Naik Rp 3.000 Per Gram, Segini Harga Emas Batangan Antam di Bekasi Jumat Ini, Simak Rinciannya
Baca juga: Usai Dibentuk Tim Percepatan, Angka Stunting di Karawang Turun 8 Persen
Baca juga: Kantor Cabang dan Gudang Alfamart Karawang Gunakan Energi Terbarukan
Dari hasil itu, kata Ade, akan ditelaah apakah target PAD terlalu besar atau ada kendala lain.
Pasalnya, manager TPI mendapatkan honor Dinas Perikanan dari Bidang Tangkap, yang seharusnya memicu kinerja yang maksimal.
"Kita akan identifikasi masalahnya, kemudian kita maksimalkan semua potensi - potensi pendapatan. Semoga target dapat tercapai sampai akhir tahun 100 persen," tandasnya.
PAD Wisata Industri
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengandeng Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Karawang menghadirkan wisata industri.
Wisata industri menjadi daya tarik baru, apalagi dengan luasan kawasan industri yang ada di Karawang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Ade-Sudiana-20Okt.jpg)