Piala Dunia 2022
Prediksi Indra Kahfi, Pemain Bhayangkara FC: Dua Negara Ini Bakal Tampil di Final Piala Dunia 2022
Menurut Indra Kahfi, Brasil yang banyak dihuni pemain bintang bakal melaju ke babak final Piala Dunia 2022.
Penulis: Abdul Majid | Editor: Dedy
TRIBUNBEKASI.COM --- Pertandingan sepak bola Piala Dunia 2022 kini mulai masuk babak 16 besar.
Meski begitu, prediksi siapa dua negara yang akan lolos menuju Final Piala Dunia 2022 sudah ramai diperbincangkan.
Seperti diutarakan pemain kawakan Bhayangkara FC, Indra Kahfi Ardhiyasa mengenal Piala Dunia 2022 ini.
Indra Kahfi bahkan turut memberikan prediksinya di ajang Piala Dunia 2022.
BERITA VIDEO : CASEMIRO BAWA SELECAO KE-16 BESAR
Menurut Indra Kahfi, Brasil yang banyak dihuni pemain bintang bakal melaju ke babak final Piala Dunia 2022.
Di lain sisi, pemain yang berposisi sebagai bek tengah itu juga melihat permainan apik yang diperlihatkan tim Portugal.
Ia pun memprediksi Brasil dan Portugal bisa saja bertemu di final.
Baca juga: Piala Dunia 2022: Kegembiraan Suporter Kroasia Menular ke Orang lain Kecuali ke Pendukung Belgia
"Kalau sejauh ini sih kans terbesarnya Brasil ya karena pemainnya merata. Bermain di liga top Eropa. Mungkin kalau lihat bagan bisa bertemu Argentina dulu," kata Indra Kahfi di Stadion PTIK, Jakarta, Jumat (2/12/2022).
"Tapi kalau prediksi ke final, ya saya lihat kayaknya Brasil lawan Portugal," sambungnya.
Seperti diketahui, Brasil malam ini akan melakoni laga pamungkas pada fase grup G kontra Kamerun.
Hal yang sama juga dialami Portugal di grup H.
Ronaldo dkk. yang telah mengemas dua kali kemenangan hanya butuh hasil imbang lawan Korea Selatan guna melaju ke babak 16 besar sebagai juara grup.
Lebih lanjut, Indra Kahfi menilai gelaran Piala Dunia 2022 ini turut mengajarkan kepada kita tentang teknologi dan skema permainan yang banyak berubah.
"Sejauh ini sih kalau saya lihat sistem pertandingan sepak bola sudah jauh berubah banget. Pertandingannya termasuk VAR dan kinerja wasit dan strateginya. Keren lah apalagi dengan negara negara yang tidak diunggulkan tetap jadi kuda hitam," pungkasnya.