Sabtu, 2 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Karawang

Relokasi Pasar Rengasdengklok Ricuh, Sekda Karawang Acep Jamhuri Duga Ada Keterlibatan Oknum Ormas

Dia mengungkapkan, relokasi pedang akan kembali dilakukan pada besok Kamis (8/12/2022).

Tayang:
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat kembali melakukan upaya relokasi pedagang Pasar Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, pada Rabu (7/12/2022). Terjadi kericuhan saat melakukan upaya relokasi pedagang Pasar Rengasdengklok. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG --- Petugas Satpol PP dan kepolisian terluka usai terkena lemparan batu dari massa saat upaya relokasi pedagang Pasar Rengasdengklok, Kabupaten Karawang pada Rabu (7/12/2022).

Sekretaris Daerah Karawang, Acep Jamhuri, menyatakan, para petugas dihadang ratusan massa yang diduga bukan murni sepenuhnya dari unsur pedagang. Dia menduga ada keterlibatan oknum organisasi masyarakat (ormas).

"Tadi kita lihat (dihadang) pakai petasan, batu, dan membakar ban," kata Acep, Rabu, (7/12/22).

Dia menerangkan, akibat lemparan batu membuat satu petugas Satpol PP dan satu anggota kepolisian terluka.

BERITA VIDEO : PETUGAS RICUH SAAT RELOKASI PEDAGANG PASAR RENGASDENGKLOK

"Iya tadi ada juga yang mengalami luka dari Satpol-PP, dan ada juga yang ke Rumah Sakit, saya juga sama kena dibagian telinga dan kaki," timpalnya.

Ia pun sangat menyayangkan tindakan massa yang terjadi pada saat relokasi Pasar Rengasdengklok.

Padahal, relokasi pasar Rengasdengklok, menurutnya sudah sesuai dengan regulasi yang ada.

Baca juga: Rombongan Bupati Dilempari Batu dan Petasan saat Ikut Upaya Relokasi Pedagang Pasar Rengasdengklok

Tidak semestinya harus terjadi kericuhan antara petugas gabungan dengan pedagang pasar.

"Ini kan sudah sesuai regulasi, bahwa lokasi tersebut merupakan ruang terbuka hijau. Jangan sampai salah paham," cetusnya.

Dia mengungkapkan, relokasi pedang akan kembali dilakukan pada besok Kamis (8/12/2022).

"Kami cinta rakyat, untuk itu kami tidak mau bentrok dengan para pedagang pasar," katanya.

Dilempari batu

Rombongan Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana dilempari batu dan petasan saat ikut dalam upaya relokasi Pedagang Pasar Rengasdengklok, Desa Rengasdengklok Utara, Kecamatan Rengasdengklok, Karawang pada Rabu (7/12/2022).

Bupati Karawang Cellica datang bersama Sekretaris Daerah Karawang Acep Jamhuri, Dandim 0604 Karawang Letkol Kav Makhdum Habiburrahman, Wakapolres Karawang Kompol Agung, dan Kepala Kejaksaan Negeri Karawang
Martha Parulina Berliana untuk mendatangi para pedagang.

Akan tetapi belum sampai ke area pasar, mereka dilempari batu dan petasan oleh pedagang dan massa organisasi masyarakat (ormas).

Pantauan TribunBekasi.com, rombongan bupati yang dikawal petugas Satpol PP, Kepolisian dan TNI itu awal berjalan mendekat pedagang. Akan tetapi tak lama, langsung kocar-kacir ketika adanya lemparan batu dan petasan.

Hingga akhirnya, mereka mundur dan sekira pukul 15.30 WIB rombongan tersebut dengan iring-iringan mobil kembali pulang.

Untuk situasi terkini sudah mulai normal kembali, arus kendaraan yang sempat ditutup sekarang ini sudah bisa dilalui kendaraan.

Meskipun masih terlihat sampah bekas petasan, batu berserakan di jalan dan juga bakaran sampah dan ban yang masih menyala.

Hingga kini belum ada penjelasan dari Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana terkait peristiwa tersebut.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Karawang berencana merelokasi pedagang pasar lama Pasar Rengasdengklok ke Pasar Proklamasi.

Pasalnya, pasar lama yang merupakan tanah milik PT KAI. Lokasi itu juga akan dibangun ruang terbuka hijau (RTH) dan taman bagi masyarakat Rengasdengklok. Akan tetapi sudah tiga kali upaya relokasi gagal.

Sekretaris Daerah Karawang, Acep Jamhuri menyampaikan, pada hari ini mulai dilakukan upaya relokasi kembali. Hal itu berdasarkan hasil rapat evaluasi yang diselenggarakan oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pada Rabu (7/12/2022).

“Kita dari pihak Pemerintah Daerah sudah komitmen dengan PT Kereta Api bahwa, lokasi tersebut akan dijadikan sebagai Ruang Terbuka Hijau. Sehingga mereka harus segera pindah,” ucapnya. 

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved