Sidang Pembunuhan Brigadir J

Hakim Bingung Hingga Saat Ini Tak Ada yang Bersaksi soal Pelecehan Seksual kepada Putri Candrawathi 

Kemudian Sambo bercerita akan mengklarifikasi soal kejadian tersebut kepada Yosua. Ia pun meminta kesediaan Ricky Rizal untuk menembak Brigadir J

Penulis: Nurmahadi | Editor: Dedy
Akun YouTube Kompas TV
Dalam sidang lanjutan perkara pembunuhan Brigadit J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Putri Candrawathi minta kepada majelis hakim persidangan dilakukan secara tertutup saat menyangkut ranah asusila, Senin (12/12/2022). (foto dokumentasi) 

TRIBUNBEKASI.COM --- Sidang lanjutan perkara pembunuhan berencana Brigadir J kembali digelar, Selasa (10/1/2023).

Persidangan kali ini, beragendakan pemeriksaan terdakwa Ferdy Sambo. Dalam persidangan Ferdy Sambo menceritakan kembali soal peristiwa pelecehan seksual yang dialami Putri Candrawathi.

Awalnya, Majelis Hakim bertanya soal kenapa Ferdy Sambo memanggil Ricky Rizal setelah istrinya menceritakan pelecehan yang dialami.

"Tadi saudara terangkan setelah istri saudara cerita, tidak lama kemudian saudara panggil RR. Betapa lama putuskan itu sampai panggil RR?"

BERITA VIDEO : PUTRI CANDRAWATHI MINTA SIDANG SECARA TERTUTUP

"Saya tanyakan bagaimana pertanggungjawaban dia yang harus mengawal keluarga saya di sana. Kedua ada kejadian apa di Magelang dia menjawab tidak tahu," ucap Ferdy Sambo.

Eks Kadiv Propam Polri itu pun mengaku marah karena Ricky Rizal harusnya bertanggung jawab atas keselamatan istrinya.

Kemudian Sambo bercerita akan mengklarifikasi soal kejadian tersebut kepada Yosua. Ia pun meminta kesediaan Ricky Rizal untuk menembak Brigadir J jika melawan.

Baca juga: Sidang Ferdy Sambo, Putri Candrawathi Sempat Meminta Tak Hubungi Siapapun Soal Perbuatan Brigadir J

"Setelah Ricky tidak siap, saya minta panggil Richard karena Richard salah satu ajudan yang juga berangkat ke Magelang," ungkap Sambo.

Belum selesai bicara, Majelis Hakim langsung memotong dengan pertanyaan soal pelecehan tersebut.

Hakim merasa bingung soal peristiwa pelecehan itu, pasalnya dari semua ajudan hingga ART yang ikut ke Magelang, satu pun tidak ada yang mengetahui pelecehan tersebut.

Kemudian, Ferdy Sambo mempertegas jika dia sangat mempercayai istrinya, bahwa semua yang diceritakan istrinya adalah kebenaran.

"Terkait penjelasan istri saya di lantai tiga itu, itu saya yakini kebenarannya. Karena istri saya tidak mungkin bohong terkait peristiwa seperti itu," kata Ferdy Sambo.

Ferdy Sambo akui ada kejadian lebih fatal dari kasus di Magelang

Halaman
12
Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved