Berita Bekasi
Jalan Baru Underpass Bekasi Timur Terendam Banjir Akibatkan Akses Warga Terputus
Beberapa kendaraan baik dari Simpang RS Bela Bekasi ke Durenjaya maupun sebaliknya terpaksa harus memutar balik.
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Ichwan Chasani
TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI TIMUR — Hujan deras yang menguyur beberapa wilayah di Kota Bekasi membuat Jalan Baru Underpass, Bekasi Timur, Kota Bekasi terendam banjir setinggi 150 centimeter pada Minggu (19/2/2023).
Akibat kejadian itu arus lalu lintas di lokasi tersebut pun lumpuh total.
Pantauan TribunBekasi.com, underpass yang menghubungkan Simpang RS Bela Bekasi menuju Durenjaya, Bekasi Timur tidak bisa dilintasi kendaraan.
Banjir setinggi 150 centimeter itu pun akhirnya menutupi area bawah underpass.
Beberapa kendaraan baik dari Simpang RS Bela Bekasi ke Durenjaya maupun sebaliknya terpaksa harus memutar balik.
Baca juga: Lowongan Kerja Karawang: Buruan, PT Swapro International Tawarkan Beberapa Posisi, Simak Syaratnya
Baca juga: Pemkot Bekasi Siapkan 1.200 Vaksin Rabies untuk Hewan
Hingga saat ini belum ada petugas yang tiba di lokasi untuk melakukan penanganan banjir yang melumpuhkan jalan utama itu.
Sementara itu kondisi aliran kali yang berada di samping Jalan Baru Underpass juga nampak meluap imbas dari hujan deras yang menguyur wilayah Kota Bekasi itu.
Salah satu warga sekitar Tono (43) mengatakan jika hujan sendiri terjadi sejak pukul 16.00 WIB. Intensitas hujan yang cukup tinggi membuat aliran kali di Jalan Baru Underpass meluap sehingga mengakibatkan Underpass tergenang.
"Makanya tadi pukul 17.00 WIB kami tutup karena sudah tidak bisa dilintasi oleh kendaraan. Semua kendaraan tidak dapat melintas karena pasti tenggelam," kata Tono ditemui, Minggu (19/2/2023).
Diungkapkan oleh Tono, diperkirakan ketinggian air yang merendam Underpass Bekasi Timur itu kurang lebih 1,5 meter.
Baca juga: Satpol PP Karawang Bongkar Papan Reklame yang Kondisinya Membahayakan
Baca juga: Ratusan Hewan Peliharaan di Kota Bekasi Jalani Vaksin Rabies
Sebab menurut Tono kendaraan roda empat pun tidak dapat melintas.
Maka dari itu, dirinya dan beberapa warga lain menutup akses jalan warga itu.
"Karena tidak bisa dilintasi, kami terpaksa harus menutup jalan. Kita minta puter balik kendaraan yang akan melintas," katanya.
Tono mengatakan hingga saat ini belum ada petugas yang melakukan penanganan untuk melakukan penyedotan air yang menutupi akses jalan warga itu.
Namun, petugas menurut Tono hanya petugas PLN yang datang untuk mematikan listrik di sekitar Underpass tersebut.
Baca juga: Lowongan Kerja Bekasi: Program G to G ke Jerman Batch III 2003 untuk PMI Perawat, Gaji 45 Juta Lebih
Baca juga: Ini Ucapan Wanita Bos Ayam Goreng yang Buat Dua Karyawannya Sakit Hati hingga Berujung Pembunuhan
Banjir yang merendam Jalan Baru Underpass ini menurut Tono juga pernah terjadi pada 2020 lalu. Saat itu, banjir juga mengakibatkan akses jalan warga terputus.
"Sebenarnya kalo hujan ngak sampai begini. Dulu pernah sampai ditutup tahun 2020. Nah sekarang 2023 terjadi lagi," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Jalan-Baru-Underpass-19Feb.jpg)