Kamis, 9 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Karawang

Selain ISPA, Warga Telukjambe Karawang Diserang Penyakit Heat Exhaustion Imbas Cuaca Panas

sepanjang musim kemarau atau cuaca panas ini data penyakit yang paling mendominasi adalah ISPA.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
istimewa
Ilustrasi Cuaca Panas --- Puskesmas Wanakerta Telukjambe Barat Kabupaten Karawang, Jawa Barat mencatat banyak warga terkena heat exhaustion atau kelelahan yang muncul setelah tubuh terkena suhu tinggi,    imbas cuaca panas. (FOTO ILUSTRASI) 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG --- Puskesmas Wanakerta Telukjambe Barat Kabupaten Karawang, Jawa Barat mencatat banyak warga terkena heat exhaustion atau kelelahan yang muncul setelah tubuh terkena suhu tinggi,    imbas cuaca panas.

Kepala Puskesmas Wanakerta, Veronica Maulana menyebutkan, sepanjang musim kemarau atau cuaca panas ini data penyakit yang paling mendominasi adalah ISPA.

Namun, ia berturut-turut menemukan orang yang awalnya bukan pasien mendadak masuk UGD Puskesmas Wanakerta imbas cuaca panas

"Ternyata penyebabnya adalah kondisi heat exhaustion yang diakibatkan oleh cuaca panas," kata Veronica pada Kamis (12/10/2023).

BERITA VIDEO : SUHU TERPANAS DI INDONESIA CAPAI 37,8 DERAJAT

Kata Veronica, rekam riwayat penyakit paling banyak itu ISPA, dalam satu bulan mencapai 283 pasien.

Akan tetapi, hasil pemeriksaan dokter puskesmas saat bekerja menemukan kondisi bernama heat exhaustion.

Pasien heat exhaustion ini sudah ditemukan tiga kali berturut-turut di Puskesmas Wanakerta. Ia turut merasa khawatir, sebab kondisi heat exhaustion biasanya tidak terlapor.

Baca juga: Tiga Jenis Barang Ini Wajib Ada di Tas Wanita saat Cuaca Panas, Apa Saja? Ini Penjelasan dr Claudia

"Itu adalah kondisi mungkin karena saking panasnya suhu. Kondisinya justru yang jadi pasien UGD kita adalah orang-orang yang nunggu di luar," lanjutnya.

Dia menjelaskan, heat exhaustion tidak bisa dianggap sepele, karena penyakit ini memiliki step lanjutan yaitu heat stroke hingga dehidrasi.

"Kemungkinan masyarakat yang mengalami juga tidak menyadari kalau itu adalah heat exhaustion. Jadi kondisi-kondisi seperti ini tidak terlaporkan," jelas Veronica.

VIDEO LIVE FACEBOOK TRIBUNBEKASI.COM : TIPS ALA DR CLAUDIA MENJAGA KULIT DARI TERIK PANAS MATAHARI

Berhubung musim kemarau belum berakhir atau cuaca panas, Veronica menyarankan kepada masyarakat Karawang untuk memperbanyak minum air putih.

Lalu menggunakan pelindung seperti payung atau topi untuk menghindari sinar matahari langsung dan menyiram tubuh ketika terkena kondisi heat exhaustion.

"Jangan anggap sepele, kalau merasa sudah tidak bisa diatasi sendiri datanglah ke puskesmas," pungkasnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved