Senin, 13 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Kasus Pembunuhan

Suami Jadi Tersangka KDRT, Begini Kondisi Terkini Dokter Qory

penetapan tersangka terhadap Willy Sulistio dilakukan tidak lama usai dr. Qory berhasil ditemukan keberadaannya.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Willy Sulistio (kiri) ditetapkan sebagai tersangka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya Dokter Qory Ulfiyah (37) oleh Polres Bogor pada Jumat (17/11/2023). 

TRIBUNBEKASI.COM, CIBINONG --- Penyidik Polres Bogor telah menetapkan Willy Sulistio (39) sebagai tersangka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya Dokter Qory Ulfiyah (37), pada Jumat (17/11/2023).

Willy Sulistio, pria yang berprofesi sebagai konten kreator ini kini telah ditahan di Polres Bogor di Cibinong.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro mengatakan penetapan tersangka terhadap Willy Sulistio dilakukan tidak lama usai dr. Qory berhasil ditemukan keberadaannya.

Usai ditemukan, dr. Qory langsung membuat laporan polisi terkait aksi kekerasan tersebut pada Kamis (16/11/2023).

BERITA VIDEO : BUKANNYA SENANG DIKASIH SURPRISE ULTAH, WILLY SULISTIO MALAH NAIK PITAM ANCAM DOKTER QORY

"Berdasarkan keterangan yang didapat dari dr. Qory dan para saksi, kami mendapatkan dua alat bukti yang kuat terkait  tindakan kekerasan dalam rumah tangga oleh suaminya sendiri," kata  Rio di Cibinong, Sabtu (18/11/2023).

Willy Sulistio (WS)  dijerat dengan pasal 44 undang undang RI nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga.

"Pelaku terancam hukuman kurungan penjara selama 5 tahun," papar Rio.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Karyawan MRT Jasadnya Dibuang ke Kali BKT: Pelaku Sasar Korban dari Akun Facebook

Kasus ini bermula dari hilangnya dr. Qory dari rumah mereka di Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor pada Selasa, 14 November 2023 lalu.

Sebelumnya pada Senin,13 November 2023, sekitar pukul 00.00 WIB, korban masih memberikan kejutan ulang tahun kepada Suaminya WS.

"Saat pelaku dan anak-anaknya sedang menonton film, dr. Qory memberhentikan film yang masih ditonton untuk mengambil kue ulang tahun yang telah dipersiapkan," jelas Rio.

Namun tindakan ini rupanya membuat pelaku WS sangat tersinggung. Keesokan harinya saat anak-anak korban pergi ke sekolah, pelaku membahas kembali film yang ditonton pada malam sebelumnya.

"Saat itulah pelaku WS  melakukan tindakan kekerasan berupa pemukulan. Bahkan pelaku mengancam korban dengan dua buah pisau dapur yang ditempelkan di punggung bagian belakang," ungkap Rio.

Kekerasan yang dilakukan oleh suaminya ini membuat  dr. Qory ketakutan dan pergi meninggalkan rumah.

 

Sumber: Tribun depok
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved