Selasa, 14 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Taruna STIP Tewas

Putu Satria Pernah Curhat ke Pacar: 'Aku Dipanggil Terus sama Senior, Dipukulin, Sakit Dadaku'

Ternyata pada Desember 2023, Putu Satria curhat kepada kekasihnya jika ia pernah dianiaya oleh seniornya.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dedy
Istimewa
Percakapan almarhum Putu Satria, taruna STIP Jakarta yang tewas dianiaya senior dengan pacarnya. (Istimewa) 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA --- Rupanya, penganiayaan yang dilakukan Tegar Rafi Sanjaya (21), taruna senior STIP Jakarta terhadap yuniornya bernama Putu Satria Ananta Rastika (19) hingga tewas bukan kali ini saja terjadi. 

Hal ini terungkap dalam curhatan Putu Satria ke pacarnya terkait aksi penganiayaan yang dialaminya itu.

Ternyata pada Desember 2023, Putu Satria curhat kepada kekasihnya jika ia pernah dianiaya oleh seniornya.

"Betul, sepertinya udah jadi kebiasaan di sana," ujar Tumbur Aritonang selaku kuasa hukum keluarga Putu, Kamis (9/5/2024).

BERITA VIDEO : MOMEN PAMAN TERSANGKA PENGANIAYAAN DI STIP JAKARTA MENANGIS INGAT KEPONAKANNYA DIPENJARA

Dalam foto yang diterima Warta Kota, adanya bukti percakapan Putu Satria dan pacarnya dalam bahasa Bali.

Putu Satria bahkan sempat mengirim foto di bagian dada lantaran sakit habis dipukul.

Tumbur menuturkan, korban kerap menjadi incaran seniornya.

Baca juga: Kemenhub Hilangkan Tanda Kepangkatan dan Sebutan Senior Junior di STIP Jakarta Usai Tewasnya Putu

"Arti percakapannya kurang lebih begini 'aku dipanggil terus sama senior, dipukulin terus-terusan. Sakit dadaku, ulu hati terus yang diincer'. Itu artinya," kata Tumbur.

Namun, ia tak mengetahui secara pasti sudah berapa kali Putu Satria dipukul.

"Enggak dijelaskan di chat, tapi dari artinya mungkin lebih dari sekali," tutur dia.

Polisi tetapkan tiga tersangka baru

Kasus tewasnya Putu Satria Ananta Rustika, taruna tingkat 1 Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta, yang dianiaya seniornya bernama Tegar Rafi Sanjaya, memasuki babak baru, Kamis (9/5/2024). 

Setelah melakukan gelar perkaram pihak kepolisian Polres Metro Jakarta Utara menetapkan tiga tersangka baru dalam kasus tewasnya Putu karena dianiaya Tegar.

Tiga tersangka yang terlibat penganiayaan terhadai Putu itu berinisial AK, FA dan WJP yang merupakan senior tingkat 2 di STIP tersebut.

Sumber: Wartakota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved