Jumat, 8 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Bekasi

Penyidik Periksa 4 Saksi Kasus Anak Polisi di Bekasi Hamili Bocah SMP

Setelah pemeriksaan terhadap 4 saksi, pelaku berinisial R, baru akan diperiksa penyidik Polres Metro Bekasi pada pekan depan.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Ichwan Chasani
Wartakotalive.com
Ilustrasi - Kasus pelecehan pada anak. 

TRIBUNBEKASI.COM, KABUPATEN BEKASI — Penanganan kasus dugaan lepas tanggung jawab oleh anak polisi aktif hingga kini masih berlanjut.

Kasus ini melibatkan pemuda berinisial R (18), yang merupakan anak polisi, terhadap korban bocah perempuan P (15) yang kini telah melahirkan.

Wakasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Widodo Saputro mengatakan pihaknya saat ini tengah memeriksa sejumlah saksi terkait perkara dugaan tindak pidana kejahatan perlindungan anak tersebut.

“Masih lidik, penanganan masih berjalan, sudah periksa empat saksi juga,” kata Kompol Widodo Saputro, Sabtu, 15 Juni 2024.

Kompol Widodo Saputro menuturkan untuk agenda selanjutnya pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap R.

Baca juga: Pemkot Kota Bekasi Tiadakan CFD Hari Minggu Ini, Libur Nasional Idul Adha

Baca juga: SIM Keliling Kota Bekasi, Senin 17 Juni 2024 Besok Tutup Sementara, Libur Hari Raya Idul Adha

“Minggu depan terlapor kami periksa,” singkatnya.

Diketahui sebelumnya, R dilaporkan ke polisi karena diduga tidak bertanggungjawab telah menghamili P.

Ketua Umum Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Perisai Kebenaran Nasional, Dikaios Mangapul Sirait mengatakan R tidak bertanggung jawab sejak tahun 2023 saat P mulai dinyatakan mengandung bahkan melahirkan sang buah hati berjenis kelamin perempuan berinisial N yang saat ini berusia enam bulan.

“Maksud kami udah dinikahin aja gitu kan, tapi tidak mau datang juga itu oknum Polisi bersama keluarga ke rumahnya orangtuanya klien kami (orangtua P),” kata Dikaios Mangapul Sirait, Sabtu, 15 Juni 2024.

Dikaios Mangapul Sirait menjelaskan sikap tidak pedulinya R dan pihak keluarga dinilai ayah serta ibu P membuat kecewa.

Baca juga: Spanyol Menang 3-0 atas Kroasia, Jadi Bekal Menghadapi Italia

Baca juga: Menyamar Sebagai Tukang Bubur, Pria di Cikampek Ini Ternyata Pendukung ISIS dan Perancang Teror Bom

Padahal keluarga R juga membenarkan kejadian tersebut.

Mirisnya, ibu dari R pun meminta keluarga P sebelum melahirkan N untuk digugurkan.

“Bahkan ibunya si pelaku laki-laki yang istrinya oknum polisi mendesak ibu ini (korban) kenapa enggak digugurkan, sambil marah-marah waktu itu ada RT di situ,” jelasnya.

BERITA VIDEO: KASUS BOCAH PEREMPUAN HAMIL DIDUGA KARENA PERBUATAN ANAK OKNUM POLISI.

Berdasarkan hal itu, Dikaios Mangapul Sirait menuturkan keluarga P akhirnya mencoba melakukan konsultasi hukum kepada pihaknya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved