Sabtu, 11 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Tahanan Tewas

Polisi Periksa Saksi Serta Petugas Lapas Bulak Kapal Terkait Tewasnya Napi ZAN

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus mengatakan pihaknya saat ini akan melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Rendy Rutama Putra
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus saat ditemui di Mapolres Metro Bekasi Kota, Kamis, 28 Juni 2024. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI TIMUR  — Proses pendalaman kasus kematian seorang tahanan berinisial ZAN (26) asal Tapanuli Tengah, Sumatera Utara di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bulak Kapal, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi hingga kini masih berlanjut.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus mengatakan pihaknya saat ini akan melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

Pemeriksaan itu bertujuan untuk mendapatkan fakta atau bukti akurat dalam pengungkapan kasus tersebut.

“Dalam penanganan selanjutnya l akan dilakukan pemeriksaan di Lapas Bulak Kapal, terutama terhadap petugas Lapas,” kata AKBP Muhammad Firdaus, Jumat, 28 Juni 2024.

Tidak hanya itu, AKBP Muhammad Firdaus menuturkan selanjutnya akan dilakukan juga pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Baca juga: BREAKING NEWS: Rumah Lansia di Cikarang Dirampok, Pelaku Benturkan Kepala Korban ke Tembok

Baca juga: Pelaku Pembegalan Ojek Online yang Pura-Pura Jadi Penumpang Belum Tertangkap, Ini Tampangnya

“Saksi dua, dari kakak korban, satu dari keluarganya itu kami periksa,” tuturnya.

Sebelumnya diketahui, ZAN diinformasikan tewas usai diduga dikeroyok di Lapas Kelas IIA Bulak Kapal.

Perkara terhadap tahanan titipan Kejaksaan Negeri itu sudah dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota dan teregister dalam Nomor:LP/B/964/V/2024/SPKT.Satreskrim/Polres Metro Bekasi Kota/Polda Metro Jaya.

Bahkan Polres Metro Bekasi Kota telah mengeluarkan surat permohonan ekshumasi dari keluarga dan proses pembongkaran makam yang sudah dilakukan Minggu lalu, 23 Juni 2024.

 AKBP Muhammad Firdaus pun membernarkan mengenai kejadian itu.

Baca juga: Pengemudi Ojol Jadi Korban Begal Penumpang, Wajah Pelaku Disebar di Medsos, Malah Balik Mengancam

Baca juga: Melonjak Rp 10.000 Per Gram, Jumat Ini Harga Emas Batangan Antam di Bekasi Jadi Segini

"Ada dugaan terjadinya penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia," ujarnya.

Firdaus mengucapkan kronologi kejadian yang berlangsung Minggu, 19 Mei 2024 itu didapat oleh polisi bermula saat ZAN ditemukan tergantung di jeruji besi di dekat kamar mandi.

Kemudian rekan satu sel ZAN yang saat itu baru bangun dari tidur seketika terkejut melihat terduga korban dalam kondisi tergantung.

"Pada saat itu teman satu selnya terbangun, melihat (ZAN) sudah tergantung, langsung dilaporkan ke petugas lapas kemudian petugas memberitahu ke polsek dan dilakukan cek TKP dan olah TKP oleh Inafis Polres Metro Bekasi Kota," jelas Firdaus.

Namun Firdaus belum merinci terdapat di mana saja luka yang dialami ZAN.

Baca juga: Percepat Pembangunan Wilayah Utara, Dani Ramdan Ajukan Sertifikasi Lahan Hutan Muaragembong

Baca juga: Kalapas Bulak Kapal Ungkap Fakta Napi Inisial ZAN Tewas Ditemukan Tergantung Pakai Handuk

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved