Aktivitas Sekolah di Israel Utara Terhenti, Netanyahu Didesak Bertindak Tegas Terhadap Lebanon

Tahun ajaran baru ditiadakan di wilayah Israel utara atas pertimbangan ada ancaman serangan dari kelompok Hizbullah Lebanon.

Editor: Ign Prayoga
Tribunnews
PBB punya tim khusus di Gaza yang membersihkan dan mengamankan bom-bom yang belum meledak. Kelompok ini disebut Layanan Aksi Ranjau PBB 

Serangan Hizbullah sebelumnya pada hari itu dengan puluhan roket Katyusha di kibbutz Dafna, Israel utara, terjadi beberapa jam setelah serangan pesawat nirawak Israel menghantam sebuah mobil di desa Burj al-Muluk, Lebanon selatan, dan pecahan peluru dari rudal tersebut melukai beberapa orang yang berdiri di dekatnya.

NNA mengatakan bahwa warga sipil yang terluka adalah warga negara Suriah dan mereka termasuk anak-anak.

Sementara itu, militer Israel mengatakan bahwa sekitar 45 proyektil terdeteksi melintas dari Lebanon ke Israel utara dalam tiga rentetan tembakan terpisah.

Dikatakan bahwa beberapa di antaranya berhasil dicegat, sementara yang lainnya jatuh di area terbuka.

Serangan tidak menimbulkan korban luka, tetapi memicu beberapa kebakaran di Dataran Tinggi Golan.

Pada hari Jumat, Hizbullah mengatakan bahwa pihaknya menembakkan roket ke tiga desa di Israel utara untuk pertama kalinya sebagai balasan atas serangan yang menewaskan beberapa orang pada malam sebelumnya.

Diketahui, Hizbullah mulai menembakkan roket tak lama setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 di Israel selatan.

Hizbullah mengatakan serangan itu bertujuan untuk meredakan tekanan terhadap Gaza.

Saling tembak dan serangan udara, yang terbatas pada beberapa kilometer atau mil di setiap sisi perbatasan, telah menyebabkan puluhan ribu orang mengungsi di kedua negara.

Serangan ke Gaza

Setidaknya 16 orang tewas dalam serangan Israel terhadap rumah-rumah Palestina di Gaza utara, baru-baru ini.

Sedangkan serangan terbaru militer Israel ke Khan Younis timur di Gaza selatan telah menewaskan 81 warga Palestina dan melukai lebih dari 250 orang.

Serangan oleh tank, pesawat dan artileri terjadi hanya beberapa menit setelah militer Israel memerintahkan evakuasi wilayah di Khan Younis yang menurut Pertahanan Sipil mempengaruhi lebih dari 400.000 orang.

Kepala UNRWA Philippe Lazzarini telah meminta pertanggungjawaban setelah militer Israel menyerang konvoi PBB yang “ditandai dengan jelas” yang menuju Kota Gaza dalam “koordinasi” dengan otoritas Israel.

Serangan udara Israel menargetkan daerah al-Qarara, utara Khan Younis, lingkungan Sheikh Nasser dan daerah al-Balad di pusat provinsi, serta kota Abasan al-Kabira di timur.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved