Senin, 20 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berhasil Terapkan Kemitraan yang Efektif, Indeks Komposit Polda DIY Tertinggi se-Indonesia

Menurut Agung Budi Prasetio, kemitraan polri dan masyarakat dapat menangkal berbagai dampak medsos dan pengaruh negatifnya.

Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Praktisi teknologi informasi dari Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS)  Agung Budi Prasetio, ST, M.Eng, Phd. 

Tentunya, kemitraan anggota Polri dan masyarakat akan mempersempit ruang gerak judol dan pinjol. 

Masalahnya banyak orang kalah dalam perjudian, kemudian  meminjam dana lewat online  untuk menebus kekalahan namun akhirnya akan habis di perjudian online.

Disinilah, seseorang terjerat pinjol dan judol, maka yang bersangkutan  akan mengambil jalan pintas yaitu bunuh diri atau melakukan tindak kriminal yang menghasilkan uang, atau mencari uang dengan menghalalkan segala cara.

Peristiwa bunuh diri akibat pinjol dan Judol, semakin meningkat dari hari ke hari. 

Data perceraian akibat Judol di Tangerang Selatan mencapai 2000 pasangan suami-istri memilih pisah di pengadilan agama 

Baca juga: Jadwal Layanan SIM Keliling Karawang, Jumat 2 Agustus 2024, di Gebyar PATEN Kecamatan Banyusari

Baca juga: Maling Motor di Kota Bekasi Satroni Indekos, Todongkan Senpi Hingga Tabrak Warga saat Beraksi

Efek buruk ini juga menimpa keutuhan rumah tangga hingga meningkatkan angka perceraian.

Mirisnya lagi, profesi guru justru yang paling banyak terjerat pinjol, disusul oleh korban PHK, ibu rumah tangga, karyawan, pedagang, tukang pangkas rambut, dan pengemudi ojek online, bahkan juga pelajar.

Guna mencegah dan menertibkan, OJK  membuka layanan pelaporan melalui email di satgaspasti@ojk.go.id apabila menemukan pinjaman online ilegal dan investasi ilegal lainnya. Yuk lindungi data personal kita dengan baik dan jangan tergiur pinjol ilegal.

Memperhatikan, kenyataan di tengah-tengah banyaknya kehidupan warga yang terjerat Pinjol dan Judol, jika para akademisi, cendekiawan dan tokoh bangsa hanya berdiam diri sebagai penonton atau pendengar, tanpa berbuat maka  hanya tinggal menunggu kehancuran NKRI.

Karena jika hal ini sampai terlambat, maka pada akhirnya kita akan memperoleh kehancuran, hingga negeri ini jatuh dengan mudahnya di tangan para komplotan  perusak NKRI yang metamorfosa sebagai dewa penolong dengan memberikan kemudahan pinjaman. Padahal pinjaman online ilegal itu jerat yang mematikan.

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp. 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved