Ditjen PKH Kementan Gandeng LPER Paparkan Konsep 1 RW 1.000 Telur untuk Dukung Program MBG
Dirjen PKH mengapresiasi upaya Koperasi LPER dalam memasyarakatkan peternakan ayam petelur berbasis cluster atau peternakan skala mikro.
TRIBUNBEKASI.COM, SURABAYA - Koperasi Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (LPER) terus menyebarkan gerakan 1 RW 1.000 telur kepada masyarakat.
Gerakan ini kembali digaungkan ketika LPER digandeng Direktorat Jenderal Peternakan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian pada acara sosialisasi clustering sapi perah dan unggas dalam mendukung percepatan penyediaan daging, susu, dan telur di Surabaya, Jawa Timur.
Kegiatan yang dihadiri Direktur Jenderal Peternakan Kesehatan Hewan (PKH) Agung Suganda ini dilaksanakan di Balai Besar Veteriner Farma Pusvetma di Jalan Ahmad Yani No 68-70 Surabaya selama dua hari mulai Jumat (23/8/2024) hingga Sabtu (24/8/2024).
Pada kesempatan, Agung Suganda menjelaskan, untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemerintah telah memiliki konsep dan roadmap ketersediaan daging, telur ayam, dan susu melalui skema cluster peternakan berbasis pedesaan dan kecamatan.
"Skema clusterisasi mendorong tumbuhnya ekonomi dan kemandirian wilayah, juga mendekatkan produksi dengan konsumen," kata Agung Suganda pada acara yang dihadiri seluruh Kepala Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan dan para Kepala Balai Besar Veteriner se-Indonesia, baik hadir langsung maupun secara online.
Secara khusus, Agung Suganda mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Koperasi LPER dalam melakukan langkah nyata pemberdayaan ekonomi rakyat melalui peternakan ayam ras petelur berbasis cluster.
Pada kesempatan berikutnya, Ketua Koperasi LPER H Mulyadi Atma menjelaskan secara detail program peternakan ayam petelur skala mikro kecil. Dalam pelaksanaannya, program ini dinamai Gerakan 1 RW 1.000 Telur.
Mulyadi Atma menjelaskan, peternakan ayam petelur skala mikro dapat dihadirkan di halaman atau pekarangan rumah warga.
Peternakan ayam ini tidak membutuhkan kandang yang besar sehingga kandang ayam bisa ditempatkan pada lahan berukuran kurang lebih 2x3 meter.
Mulyadi Atma juga menjelaskan, peternakan ayam petelur model cluster telah dibangun di Panti Asuhan Siti Hamdana Sjamsoedin yang berlokasi di Desa Palasari, Cijeruk, Kabupaten Bogor. Sebanyak 10 ribu ekor ayam petelur didatangkan ke kandang ayam yang dibangun di lahan milik Panti Asuhan Siti Hamdana Sjamsoedin.
Peternakan ayam yang dibangun atas kerja sama LPER dan pengurus Panti Asuhan Siti Hamdana Sjamsoedin ini telah ditinjau Dirjen PKH Agung Suganda pada 9 Agustus 2024.
Ketua LPER Jawa Barat ini menambahkan, populasi 10 ribu ekor ayam layer per cluster, berpotensi menyediakan 4,32 juta butir telur selama satu siklus produksi terhitung umur 20-95 minggu.
Mulyadi Atma juga memaparkan kerja sama LPER dan Kodim 05/07 Bekasi. Dalam kerja sama tersebut, LPER membantu Kodim 05/07 membangun peternakan ayam petelur skala mikro.
Uniknya, peternakan ayam ini dibangun di rooftop markas Kodim 05/07 Kota Bekasi.
Atas peran nyata ini, Mulyadi Atma mendapat penghargaan dari Kodim 05/07 Kota Bekasi yang diserahkan langsung oleh Dandim 0507/Bekasi Kolonel (Arm) Rico Ricardo Sirait pada 13 Mei 2024.
| Koperasi LPER Apresiasi Langkah Kementerian Pertanian Perkuat Peternakan Rakyat |
|
|---|
| LPER, Gopan, dan Akademisi Audiensi ke Baleg, Usulkan Revisi UU No 18/2009 Masuk Prolegnas 2026 |
|
|---|
| Ketua Koperasi LPER Teluria Raih Penghargaan Peternak Teladan pada Sidang Bersama MPR/DPR/DPD |
|
|---|
| Fakultas Peternakan UGM dan LPER Teken Kerja Sama di Bidang Peternakan Rakyat |
|
|---|
| Koperasi LPER Paparkan Peluang Investasi Selaras Program Prabowo di Sektor Swasembada Pangan dan MBG |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/PKH-surabaya.jpg)