Senin, 13 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Tugas Polisi Makin Terbantu Teknologi, Pria Pembanting Pacar di Jaksel Terlacak Lewat FR

polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi pria yang banting wanita di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, baru-baru ini

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Ign Prayoga
Istimewa
Tangkapan layar video viral seorang pria banting kekasihnya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA - Seorang pemuda membanting pacarnya di tepi jalan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Keduanya diperkirakan adalah pasangan kekasih yang bertengkar hingga adu mulut dan terjadi aksi kekerasan.

Sejauh ini, korban kekerasan tersebut belum melapor ke polisi.

Namun polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi pria yang banting wanita di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Sang pria diketahui berinisial JIY (21), domisili di Cipondoh, Kota Tangerang, dan statusnya pelajar atau mahasiswa. 

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi mengatakan, pelaku teridentifikasi berkat teknologi pengenalan wajah atau face recognition.

"Hasil pengecekan melalui FR (face recognition) didapati bahwa pelaku pembanting seorang perempuan yang viral di media sosial didapati dengan data (inisial) JIY," ujarnya.

Polisi kemudian melakukan pengecekan ke domisili pelaku di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang setelah teridentifikasi.

Pelaku ternyata sudah tak tinggal di alamat itu sejak lima tahun lalu.

"Hasil pengecekan anggota Opsnal Polsek Metro Kebayoran Baru, menurut keterangan tetangga bahwa pihak laki-laki yang membanting sesuai video yang viral sudah tidak tinggal di alamat tersebut sejak 5 tahun lalu," ucap Nurma.

"Informasi lebih lanjut menurut keterangan ketua RT setempat bahwa pemilik alamat di atas telah pindah sejak 5 tahun yang lalu, dan tidak diketahui alamatnya saat ini," sambungnya. 

Sedangkan data wanita tersebut berinisial SA, berusia 20 tahun, dan statusnya pelajar atau mahasiswa.

Lebih lanjut, Nurma menuturkan belum ada laporan polisi yang dilayangkan dari wanita yang dibanting

"Sampai saat ini, tidak didapati laporan polisi terkait kejadian viral tersebut di Polsek Metro Kebayoran Baru," tutur dia.

Ia turut mengimbau ke korban untuk membuat laporan polisi jika merasa dirugikan atas perbuatan pelaku.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved