Berita Bisnis

Wujud Apresiasi, PNM Berangkatkan Nasabah Terbaik untuk Ibadah Umrah

Nasabah yang diberangkatkan ibadah umrah adalah nasabah program PNM Mekaar yang telah menunjukkan keberhasilan dalam mengembangkan usaha..

Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Seremoni pelepasan reward Ibadah Umrah Keluarga Besar PT PNM 2024 yang digelar di Menara PNM, pada Sabtu, 7 Desember 2024. 

TRIBUNBEKASI.COM — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali memberangkatkan nasabah terbaik PNM Mekaar untuk menunaikan ibadah umrah. 

Nasabah yang diberangkatkan ibadah umrah adalah nasabah program PNM Mekaar yang telah menunjukkan keberhasilan dalam mengembangkan usaha, disiplin dalam pengelolaan keuangan, dan kontribusi sosial di kelompok mereka tergabung.

Direktur Utama PNM Arief Mulyadi mengatakan bahwa pemberangkatan nasabah ini sebagai bentuk apresiasi dan ungkapan terima kasih PNM kepada ibu-ibu yang selalu semangat berjuang mengembangkan usaha melalui layanan PNM dan memberikan inspirasi kepada anggota kelompoknya.

Arief Mulyadi juga berterima kasih kepada ibu-ibu pengusaha ultra mikro karena telah memberi dampak luar biasa kepada keluarga prasejahtera lainnya. 

“Ibu bukan hanya membantu mengubah kehidupan keluarga ibu tapi juga keluarga teman-teman anggota kelompok dengan menjadi ketua kelompok yang menginspirasi,” ungkap Arief Mulyadi dalam pernyataan resminya.

Baca juga: Di Momen Hakordia 2024, Ketua KPK Terpilih Tegaskan Kasus Buron Harun Masiku Jadi Target Penuntasan

Baca juga: Dituduh Selingkuhi Istri Orang, Pria Ini Dianiaya Hingga Tangannya Patah Tulang

Pelepasan Reward Ibadah Umrah Keluarga Besar PT PNM 2024 tersebut digelar pada Sabtu, 7 Desember 2024, di Menara PNM.

Arief Mulyadi menambahkan, sejak awal dibentuknya program PNM Mekaar adalah untuk membantu ibu-ibu prasejahtera menuju masyarakat madani atau modern dan mencapai kesejahteraan melalui pemberian modal finansial, intelektual dan sosial. 

“PNM ada bukan hanya memberikan modal untuk usaha ibu-ibu tapi sebagai jaringan silaturahmi nasional,” ujarnya.

Salah satu penerima reward umrah tersebut yaitu Nyonya Yuli dari Mataram, yang bergabung sebagai nasabah sejak program Mekaar dibentuk pada tahun 2016. 

Sebagai penjual ubi rebus dan sayur mayur, Yuli mengaku merasa sangat terbantu dengan adanya pinjaman Mekaar karena sebelumnya kesulitan meminjam uang untuk kebutuhan sekolah anaknya. 

Baca juga: Datangi Bareskrim Polri, Eggi Sudjana Laporkan Jokowi dan Rektor UGM Terkait Tudingan Ijazah Palsu

Baca juga: Hari Senin Ini, Harga Emas Batangan Antam di Bekasi Turun Rp 5.000 Per Gram, Simak Rinciannya

"Tidak pernah terbayang sebelumnya saya akan berangkat umrah. Awal mula pinjaman dari Mekaar tanpa jaminan apa-apa, sebelumnya saya kesulitan pinjam kesana kemari tidak ada yang bantu,”ujar Yuli penuh haru. 

“Sejak ditawarin ikut Mekaar dan saya gabung akhirnya bisa beli motor dan jualan berkeliling sudah tidak lagi jalan kaki,” imbuhnya.

Hingga kini Yuli berhasil menyekolahkan anaknya hingga jenjang S2.

Program pemberangkatan umrah ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi nasabah lainnya untuk terus mengembangkan usaha dan berkontribusi pada perekonomian daerah masing-masing. 

Hingga saat ini, PNM telah melayani lebih dari 21 juta pengusaha ultra mikro yang tersebar di seluruh Indonesia.

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp. 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved