Rabu, 22 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Karawang

Sempat Bikin Heboh, Begini Penampakan Kontainer Dijadikan Ruang Kelas di Unsika

Alasan Unsika membangun ruang kelas menggunakan kontainer ini, lantaran kekurangan ruang kelas untuk menampung mahasiswanya.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
Kondisi inovasi ruang kelas dari kabin atau peti kontainer di Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika). 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Penggunaan peti kontainer sebagai ruang kuliah di Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) sempat bikin heboh dan viral di media sosial.

Sebab, penggunaan peti kontainer sebagai ruang kelas itu menelan anggaran mencapai Rp 6,4 miliar.

Alasan Unsika membangun ruang kelas menggunakan kontainer ini, lantaran kekurangan ruang kelas untuk menampung mahasiswanya.

Dengan begitu, pihak kampus menjadikan kontainer atau kabin sebagai tempat proses belajar mengajar.

Pantauan TribunBekasi.com, puluhan peti kontainer sudah dicat bercat merah dan benar-benar disulap menjadi kelas yang layak.

Kondisi inovasi ruang kelas dari kabin atau peti kontainer di Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika).
Kondisi inovasi ruang kelas dari kabin atau peti kontainer di Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika). (TribunBekasi.com/Muhammad Azzam)

Terlihat, ada meja, kursi, AC dan dekorasi ruangan tersebut. Selain menjadi ruang kelas, peti kontainer itu juga disulap menjadi ruang dosen, ruang rapat dosen, ruang pegawai kampus, toilet hingga kantin.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Unsika, Indra Budiman menyampaikan, 80 kontainer ini sekarang sudah dibuat 36 ruang kelas dengan satu kelas berkapasitas 30 orang.

Selain itu, lanjut Indra, kabin kontainer ini dibikin ruang rapat, kantin, ruang dosen, dan toilet.

Baca juga: Modus Antar Paket di Bekasi, Dua Lelaki Ini Gasak Benda Berharga di Rumah Kosong

Baca juga: Lowongan Kerja Bekasi: PT MTAT Indonesia Membutuhkan Tenaga Operator

"Dari 80 kontainer ini dibikin 36 ruang kelas dibawah 18 ruang kelas di atas 18 ruang kelas dengan 1 kelasnya kapasitas 30 orang dengan 30 kursi, ruang rapat, 2 ruang dosen, kantin, dan toilet," ujarnya kepada TribunBekasi.com pada Kamis, 2 Januari 2025.

Indra menjelaskan, adapun fasilitas di dalam ruang kelas ini sudah dipasang peredam suara, peredam panas, juga dilengkapi meubeler dan m-masing ruangan dipasang 2 AC yang kualitas 1 PK.

"Di dalamnya ada peredam suara, peredam panas, dan sudah dipasang AC. Tinggal pasokan air dan listrik," katanya.

Kondisi inovasi ruang kelas dari kabin atau peti kontainer di Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika).
Kondisi inovasi ruang kelas dari kabin atau peti kontainer di Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika). (TribunBekasi.com/Muhammad Azzam)

Dia menambahkan, pihaknya masih menunggu pihak inspektorat dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi untuk melakukan pemeriksaan.

"Kita masih nunggu pemeriksaan Irjen dan pendapat Irjen. Unsika sudah melayangkan surat ke Irjen. Mudah-mudahan Minggu kedua Januari ada jawaban," tuturnya.

Solusi Cepat Atasi Kekurangan Ruang Kelas

Di samping itu Indra menjelaskan, kebijakan kampus menggunakan kabin atau peti kontainer sebagai ruang kelas itu sebagai langkah cepat atasi kekurangan kelas.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved