Cerita Peserta UTBK SNBT 2026 di Unsika, Berjuang Meraih Perguruan Tinggi Impian
Wajah letih terlihat dari sejumlah peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) tahun 2026
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Joseph Wesly
Ringkasan Berita:
- Peserta UTBK SNBT 2026 di Unsika tampak letih usai ujian; momen haru terlihat saat bertemu keluarga, seperti Aditya yang berjuang tanpa bimbel karena keterbatasan biaya.
- Peserta lain pilih berbagai PTN favorit seperti Unpad, USU, hingga Undip, dengan dukungan penuh dari keluarga.
- UTBK di Unsika diikuti 12.508 peserta, digelar 10 hari (20 sesi) di tiga lokasi dengan kuota 1.763 kursi.
Laporan Muhammad Azzam
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG- Wajah letih terlihat dari sejumlah peserta
Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) tahun 2026 di Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) pada Selasa (21/4/2026).
Mereka keluar dari gedung kampus Unsika setelah mengikuti UTBK SNBT pada sesi pagi mulai pukul 07.00 WIB hingga 10.30 WIB.
Saat keluar para peserta terlebih dahulu menuju area penitipan barang karena ketika ujian tidak boleh membawa barang apapun kecuali kartu peserta, identitas, surat keterangan lulus atau ijazah saja.
Selepas itu, mereka langsung menemui orangtua maupun keluarganya yang telah menunggu sejak lama.
Terlihat peserta saling berpelukan maupun bercerita setelah menjalani ujian.
Ditengah kerumunan peserta yang sudah beres mengikuti ujian, ada seorang bapak paruh waktu yang mencari-cari anaknya di depan baliho bertuliskan UTBK SNBT.
Akhrinya, anaknya yang berpakaian kemeja hijau sage datang menghampirinya. Keduanya terlihat saling berbincang sambil beristirahat.
Kepada Warta Kota Network, peserta itu bernama Aditya (18). Ia merupakan warga Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi datang diantar ayahnya bernama Nasa Mustopa (56).
Aditya mengungkapkan, bangun sejak pukul 03.30 WIB dan berangkat menuju lokasi UTBK di Unsika pukul 04.30 WIB selepas salat subuh.
Dia ikut sesi pertama yang dimulai sejak pukul 07.00 hingg 10.30 WIB. Ia mengaku mampu menjawab soal tes masuk perguruan tinggi negeri (PTN)
Lulusan SMA Negeri di Cikarang Pusat itu sendiri memilih PTN Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung dengan mengambil jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat pada pilihan pertama dan Ilmu Keperawatan pada pilihan kedua.
"Alhamdulillah mudah-mudahan doain aja ya," imbuh dia.
Sebelum mengikuti UTBK, Aditya mengaku tidak mengikuti bimbingan belajar (bimbel) karena keterbatasan biaya orangtua. Orangtua hanya berjualan warung kelontong di rumahnya.
| 12.508 Peserta Ikuti UTBK SNBT 2026 di Universitas Singaperbangsa Karawang |
|
|---|
| Puluhan Mahasiswa Unsika Disebar ke Desa Pelosok untuk Bantu Transformasi Digital |
|
|---|
| Kisah Perjuangan Guru Honorer Asal Papua Lulusan PPG Unsika, Rela Tempuh 3 Tiga Jam Cari Internet |
|
|---|
| Unsika Wisuda 1.571 Mahasiswa, Rektor Sampaikan 7 Kunci Sukses Kehidupan |
|
|---|
| Perjuangan Ico, Mahasiswi dari Pegunungan Papua hingga Lulus dengan IPK 3,89 di Unsika |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Unsika6.jpg)