Selasa, 28 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Kecelakaan

Mobil Pelat Dinas Kemhan Tabrak Pejalan Kaki, Pengendara Motor, hingga Minibus, 5 Orang Luka Serius

Dari rekaman yang ada, nampak mobil berpelat 6504-00 itu, terhenti usai adu banteng dan ringsek di bagian bodi depannya.

Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Ichwan Chasani
Tangkap layar akun instagram @warga.jakbar
Mobil pelat dinas Kemhan yang menabrak pejalan kaki hingga pengendara motor dan mobil di Jalan Palmerah II, Palmerah, Jakarta Barat. 

Kala itu, pengemudi minibus tengah melaju dari arah berlawanan dengan pengemudi Kijang Innova.

Baca juga: Hanya dalam Waktu 1 Jam, Ada 270 Pelanggar Lalu Lintas di Sekitar Pospol Simpang BCP Kota Bekasi

Baca juga: Soal Penolakan Rute Baru BisKita, Dishub Kota Bekasi Sudah Tawarkan Solusi ke Sopir Angkot K-11

Akibat insiden tersebut, sejumlah orang mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Pengemudi Kijang Innova bernama Mohamad Slamet Khoirudin itu mengalami luka di bagian wajah dan memar. 

Ia lantas dirawat di RSUD Cengkareng, Jakarta Barat.

Sementara pejalan kaki bernama Teguh Ramadhan, mengalami luka di bagian perut robek dan dilarikan ke RS Pelni, Petamburan, Jakarta Pusat.

"Pengendara sepeda motor bernama Theo Nicolas, mengalami luka di bagian tumit kaki kiri robek selanjutnya di rawat di RS Pelni Petamburan," ungkap AKP Joko Siswanto.

"Pengemudi kendaraan minibus Daihatsu saudara Sutriansyah, mengalami luka di bagian kaki kanan patah selanjutnya di rawat di RS Bhakti Mulia," imbuhnya.

Baca juga: Aksi Menegangkan Tim K3 Pupuk Kujang Cikampek, Selamatkan Karyawan di Gedung Tinggi

Baca juga: Adu Jotos Siswi SMP di Karawang Ternyata Libatkan Siswa di Tiga Sekolah Berbeda, Ini Daftarnya

Adapun penumpang minibus bernama Mulpy Ekasari, mengalami luka dan patah di bagian tulang hidung dan selanjutnya di rawat di RS Pelni Petamburan.

AKP Joko Siswanto menyatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan penyelidikan terkait penyebab kejadian tersebut.

Sementara terkait dugaan pengemudi mabuk atau dalam pengaruh narkoba, Joko membantahnya.

"Kalau untuk mabuk atau tidak, dinyatakan tidak, karena udah keluar CT Scan juga," kata AKP Joko Siswanto.

"Mingkin dia panik dikejar-kejar, kan sempet digebukin juga dia tuh diamankan di Polsek untuk pengemudi," imbuhnya.

AKP Joko Siswanto juga menanggapi soal salah satu korban tabrak lari dikabarkan meninggal dunia lantaran isi perutnya keluar.

Baca juga: Pengendara yang Melintas di Kota Bekasi Menolak Diadakan ETLE

Baca juga: Selidiki Penyebab Kebakaran Plaza Glodok, Polisi Sudah Periksa 9 Saksi

Menurutnya, hingga saat ini, tidak ada korban yang meninggal dunia.

"Intinya luka, kalau keluar usus atau tidak, sementara ini tidak ada yang meninggal," jelas AKP Joko Siswanto.

Adapun terkait mobil pelat dinas Kemhan yang dikendarai Slamet, Joko irit bicara terkait hal itu.

"Kalau itu sudah masuk materi penyidikan. Sudah ranahnya penyidik," pungkasnya. (Wartakotalive.com/Nuri Yatul Hikmah)

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp. 

Sumber: Wartakota
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved