Berita Karawang
Kondisi Jalan Raya Pantura Karawang Rusak dan Berlubang, Pengendara Wajib Hati-hati
Rata-rata jalan rusak itu berlubang hingga aspal terkelupas. Kedalaman jalan berubang itu bervariasi, mulai 10 hingga 30 centimeter.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG --- Kondisi Jalan Raya Pantai Utara (Pantura) wilayah Karawang, Jawa Barat, rusak dan berlubang.
Pengedara sepeda motor dan roda empat pun wajib berhati-hati saat melintasi jalan rusak di Jalan Raya Pantai Utara (Pantura) wilayah Karawang ini.
Cukup banyak titik jalan rusak dan berlubang hingga genangan air mulai dari lampu merah Jalan Baru Tanjung Pura menuju Klari hingga Cikampek sepanjang Jalan Pantura Karawang tersebut.
Pantauan Tribun Bekasi (Warta Kota Network) pada Sabtu (8/2/2025), untuk mengarah ke Cikampek, jalan berlubang itu ada di dekat terminal Klari, lampu merah Klari atau akses Gerbang Tol Karawang Timur, jelang putar balik Bundaran Masari, selepas jembatan Sasak Misran.
Baca juga: Jalan Rusak di Kota Bekasi Telan Korban, Tiga Pengendara Motor Alami Kecelakaan di Jalan Ahmad Yani
Kemudian, titik terparah jalan berlubang terjadi Kopel, MCD atau sebrang Polsek Klari, Pancawati hingga beberapa titil di wilayah Dawuan Cikampel hingga Jatisari.
Sementara itu, jalan rusak dan berlubang dari arah Cikampek menuju Bekasi itu titik berada di depan Makam Pahlawan Pancawati, depan kantor Kecamatan Klari dan Polsek Klari di lokasi ini juga kerap tergenang banjir ketika hujan deras.
Rata-rata jalan rusak itu berlubang hingga aspal terkelupas. Kedalaman jalan berubang itu bervariasi, mulai 10 hingga 30 centimeter.
Akibatnya, laju kendaraan menjadi lambat ketika melintasi jalan rusak dan berlubang tersebut. Sehingga, ketika saat jam sibuk berangkat dan pulang kerja itu kerap terjadi kemacetan panjang.
Ahmad (36), seorang pengendara mengeluhkan kondisi jalan rusak tersebut. Saat awal-awal dia kerapkali menerjang lubang itu hingga mengakibatkan sepeda motornya nyari oleng terjatuh. Beruntung, ia masih bisa menguasai laju motornya hingga tak terjatuh.
"Iya bahaya bangat, saya pernah masuk lubang gede itu nyaris jatoh. Untung aja engga apa-apa," katanya.
Tak ingin kejadian terulang, saat ini dirinya lebih memilih untuk tak melaju kencang saat melintasi jalan pantura tersebut.
Ia bahkan sampai menghapalkan titik-titik jalan yang rusak dan berlubang tersebut agar terhindar dari kecelakaan.
"Saya sampai hapalin tuh, titik jalan lubangnya. Pokoknya sudah masuk lampu merah Tol Karawang Timur sampai Klari dan Kosambi itu harus waspada. Parah-parah bangat lubangnya," ungkapnya.
Jalan rusak itu tak hanya dikeluhkan pengendara motor, tapi juga pengendara mobil mengeluhkannya.
Saefullah (49) mengaku kesal atas kondisi jalan rusak dan berlubang tersebut. Sebab, shockbreaker mobilnya retak akibat melibas jalan berlubang tersebut.
| Dibuka Lowongan Kerja Direktur Utama BUMD Petrogas Karawang, Cek Syaratnya! |
|
|---|
| Karawang Siap Punya Pembangkit Listrik dari Sampah, Ini Persiapan Bupati |
|
|---|
| Karawang Diperkirakan Bakal Hujan Ringan Hingga Sore Pada Hari Minggu Ini |
|
|---|
| Dukung Swasembada Pangan, Wakapolri Pimpin Penanaman Jagung Serentak Kuartal I di Cikarang |
|
|---|
| Investasi Karawang Melonjak, Hunian Modern Semakin Menjamur, DPMPTSP Sebut Cermin Daya Saing |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Jalan-rusak-dan-berlubang-di-Karawang.jpg)