Senin, 27 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Karawang

Kondisi Jalan Raya Pantura Karawang Rusak dan Berlubang, Pengendara Wajib Hati-hati

Rata-rata jalan rusak itu berlubang hingga aspal terkelupas. Kedalaman jalan berubang itu bervariasi, mulai 10 hingga 30 centimeter.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
JALAN RUSAK BERLUBANG --- Jalan Raya Pantai Utara (Pantura) wilayah Karawang tepatnya Kopel Klari kondisi jalannya rusak dan berlubang pada Sabtu (8/2/2025). Ada cukup banyak titik jalan berlubang hingga genangan air mulai dari lampu merah Jalan Baru Tanjung Pura menuju Klari hingga Cikampek sepanjang Jalan Pantura Karawang tersebut. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG --- Kondisi Jalan Raya Pantai Utara (Pantura) wilayah Karawang, Jawa Barat, rusak dan berlubang.

Pengedara sepeda motor dan roda empat pun wajib berhati-hati saat melintasi jalan rusak di Jalan Raya Pantai Utara (Pantura) wilayah Karawang ini.

Cukup banyak titik jalan rusak dan berlubang hingga genangan air mulai dari lampu merah Jalan Baru Tanjung Pura menuju Klari hingga Cikampek sepanjang Jalan Pantura Karawang tersebut.

Pantauan Tribun Bekasi (Warta Kota Network) pada Sabtu (8/2/2025), untuk mengarah ke Cikampek, jalan berlubang itu ada di dekat terminal Klari, lampu merah Klari atau akses Gerbang Tol Karawang Timur, jelang putar balik Bundaran Masari, selepas jembatan Sasak Misran.

Baca juga: Jalan Rusak di Kota Bekasi Telan Korban, Tiga Pengendara Motor Alami Kecelakaan di Jalan Ahmad Yani

Kemudian, titik terparah jalan berlubang terjadi Kopel, MCD atau sebrang Polsek Klari, Pancawati hingga beberapa titil di wilayah Dawuan Cikampel hingga Jatisari.

Sementara itu, jalan rusak dan berlubang dari arah Cikampek menuju Bekasi itu titik berada di depan Makam Pahlawan Pancawati, depan kantor Kecamatan Klari dan Polsek Klari di lokasi ini juga kerap tergenang banjir ketika hujan deras.

Rata-rata jalan rusak itu berlubang hingga aspal terkelupas. Kedalaman jalan berubang itu bervariasi, mulai 10 hingga 30 centimeter.

Akibatnya, laju kendaraan menjadi lambat ketika melintasi jalan rusak dan berlubang tersebut. Sehingga, ketika saat jam sibuk berangkat dan pulang kerja itu kerap terjadi kemacetan panjang.

Ahmad (36), seorang pengendara mengeluhkan kondisi jalan rusak tersebut. Saat awal-awal dia kerapkali menerjang lubang itu hingga mengakibatkan sepeda motornya nyari oleng terjatuh. Beruntung, ia masih bisa menguasai laju motornya hingga tak terjatuh.

"Iya bahaya bangat, saya pernah masuk lubang gede itu nyaris jatoh. Untung aja engga apa-apa," katanya.

Tak ingin kejadian terulang, saat ini dirinya lebih memilih untuk tak melaju kencang saat melintasi jalan pantura tersebut.

Ia bahkan sampai menghapalkan titik-titik jalan yang rusak dan berlubang tersebut agar terhindar dari kecelakaan.

"Saya sampai hapalin tuh, titik jalan lubangnya. Pokoknya sudah masuk lampu merah Tol Karawang Timur sampai Klari dan Kosambi itu harus waspada. Parah-parah bangat lubangnya," ungkapnya.

Jalan rusak itu tak hanya dikeluhkan pengendara motor, tapi juga pengendara mobil mengeluhkannya.

JALAN RUSAK DAN BERLUBANG --- Kondisi jalan rusak dan berlubang di Jalan Raya Pantai Utara (Pantura) wilayah Karawang, Jawa Barat, sungguh memprihatinkan. Pengedara sepeda motor dan roda empat pun wajib berhati-hati saat melintasi jalan tersebut.
JALAN RUSAK DAN BERLUBANG --- Kondisi jalan rusak dan berlubang di Jalan Raya Pantai Utara (Pantura) wilayah Karawang, Jawa Barat, sungguh memprihatinkan. Pengedara sepeda motor dan roda empat pun wajib berhati-hati saat melintasi jalan tersebut. (TribunBekasi.com)

Saefullah (49) mengaku kesal atas kondisi jalan rusak dan berlubang tersebut. Sebab, shockbreaker mobilnya retak akibat melibas jalan berlubang tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved