Minggu, 12 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Karawang

Hasan Nasbi Tinjau Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Karawang

Program CKG itu menjadi program bagi warga yang ulang tahun, sehingga tidak ada syarat lain dari pemerintah untuk mengikuti cek kesehatan gratis.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
CEK KESEHATAN GRATIS - Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan RI, Hasan Nasbi cek langsung hari pertama pelaksanaan cek kesehatan gratis (CKG) di Puskesmas Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang, Jawa Barat, Senin (10/2/2025). CKG itu menjadi program bagi warga yang ulang tahun. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan RI, Hasan Nasbi cek langsung hari pertama pelaksanaan program cek kesehatan gratis (CKG) di Puskesmas Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang, Jawa Barat, Senin (10/2/2025).

Hasan Nasbi datang melihat proses pemeriksaan kesehatan yang dilakukan petugas Puskesmas kepada masyarakat.

Petugas Puskesmas itu nampak menggunakan topi ulang tahun saat melayani pemeriksaan kesehatan.

Hasan Nasbi mengatakan, CKG itu menjadi program bagi warga yang ulang tahun, sehingga tidak ada syarat lain dari pemerintah untuk mengikuti cek kesehatan gratis.

"Artinya bagi warga yang ulang tahun bisa mendapatkan program CKG ini," katanya.

Program itu diperuntukkan bagi seluruh masyarakat. Dari mulai petani, nelayan, hingga pegawai negeri. Bahkan nantinya ada intuk anak sekolah.

Baca juga: Program Cek Kesehatan Gratis Kado Ulang Tahun Menargetkan 281 Juta Jiwa Penerima se Indonesia

Baca juga: Simak Detailnya, Harga Emas Batangan Antam di Bekasi Selasa Ini Naik Rp 5.000 Per Gram

"Tanggal ulang tahun ini supaya mengatur jadwal aja. Supaya gak menumpuk di suatu waktu yang sama," kata Hasan.

Hasan menyebut masyarakat yang berulang tahun dipersilakan mengambil kado cek kesehatan gratis di Puskesmas terdekat. Jangka waktunya hingga 30 hari setelah tanggal ulang tahun.

Adapun bagi yang berulang tahun pada Januari dan Februari 2025, cek kesehatan itu berlangku hingga April 2025.

Cek kesehatan itu meliputi screening, cek jantung, pemeriksaan darah hingga faktor risiko.

"Cek kesehatan ini berguna untuk menjaga kita supaya tetap sehat," kata Hasbi.

Tahun ini, pemerintah mengalokasikan Rp 4,7 triliun. Diperkirakan bisa menjangkau 200 juta orang.

Baca juga: Wamen ATR BPN Tinjau Program Cek Kesehatan Gratis Kado Ultah di Puskesmas Jatimulya Bekasi

Baca juga: Kasus Penembakan Bos Rental Mobil di Rest Area Km 45, 3 Oknum TNI Diadili Senin Ini

Program ini juga disebut sebagai realisasi dari Pasal 28 UUD 1945 yang mengatur tentang hak-hak asasi manusia (HAM) warga negara Indonesia, salah satu mendapatkan layanan kesehatan.

Hasbi meminta masyarakat tak ragu dan takut untuk mengecek kesehatan, meskipun dalam keadaan sehat.

Sebab, menurutnya mengobati itu mahal dan mengobati belum tentu berhasil. Justru yang tepat adalah menjaga kebugaran dan kesehatan agar tetap produktif dan keluarga di Indonesia tetap sehat.

"Jadi silahkan bapak ibu kasih tahu tetangga, saudara buat ikut CKG," katanya.

Suhara (56), salah seorang warga, menyebut cek kesehatan gratis sebagai program yang bagus.

"Bagus ya, buat tahu kondisi kesehatan," kata Yaya. 

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp. 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved