Berita Lifestyle
Edukasi Pencernaan Sehat bagi Si Kecil, Bebeclub Gelar TummyExpert MasterClass 2.0
Kegiatan ini diramaikan dengan talkshow, demo masak MPASI, tutorial cek kesehatan pencernaan dengan tools Bebejourney AI Poop Tracker, dll
TRIBUNBEKASI.COM — Bebeclub berkolaborasi dengan Raja Susu menggelar edukasi TummyExpert MasterClass 2.0 di Raja Susu, Minggu (23/2/2025), dalam upaya mendukung pemenuhan nutrisi untuk mendukung kesehatan pencernaan Si Kecil,
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya pencernaan sehat untuk mengoptimalkan penyerapan nutrisi di masa MPASI.
Kegiatan ini diramaikan dengan sesi talkshow bersama expert, demo masak MPASI, tutorial cek kesehatan pencernaan dengan tools Bebejourney AI Poop Tracker, hingga cek tumbuh kembang anak secara gratis.
Dalam sesi talkshow, dr. Herlina Sp.A, Dokter Spesialis Anak dari Mandaya Royal Hospital, menjelaskan bahwa saluran cerna adalah pintu utama masuknya nutrisi ke dalam tubuh.
Oleh karena itu, penting bagi ibu untuk memperhatikan kesehatan saluran cerna nutrisi si Kecil sejak dini.
Dengan demikian, asupan nutrisi yang adekuat dapat dicerna dan diserap oleh saluran cerna yang sehat.
Baca juga: Pupuk Kujang Cikampek Kembali Raih Proper Emas Tiga Kali Berturut-turut
Baca juga: Efisiensi Anggaran, DPRD Karawang Minta Pemda Jangan Turunkan Kinerja dan Pelayanan ke Masyarakat
Namun, memastikan agar si Kecil mendapatkan asupan nutrisi yang cukup merupakan tantangan tersendiri bagi orang tua di masa MPASI.
Menurut dr. Herlina, Gerakan Tutup Mulut (GTM) dan gangguan pencernaan menjadi hal yang paling dikhawatirkan oleh orang tua di masa MPASI.
Sementara itu 86 persen ibu khawatir kondisi ini dapat mempengaruhi asupan nutrisi si Kecil sehingga mengganggu tumbuh kembangnya.
“Karena selama masa MPASI saluran cerna masih dalam tahap perkembangan, Ibu perlu memperhatikan asupan nutrisi MPASI si Kecil cukup dan sesuai dengan kebutuhan si Kecil serta sesuai dengan tahap perkembangan pencernaan,” ungkap dr. Herlina.
Di Indonesia, 9 dari 10 anak Indonesia mengalami kekurangan serat.
Untuk itu, salah satu faktor penting untuk menjaga kesehatan saluran cerna adalah dengan konsumsi makanan bergizi seimbang dengan serat prebiotik yang cukup.
Baca juga: Ungkap Penyebab Kematian Pasutri di Kontrakan, Polisi Gelar Olah TKP
Baca juga: Sudah 11 Bulan Mengontrak, Pasutri yang Tewas di Kontrakan Dikenal Tertutup dengan Tetangga
Salah satu serat prebiotik yang sudah teruji klinis untuk mendukung kesehatan pencernaan adalah FOS:GOS 1:9.
Selain itu, Ibu juga perlu untuk terus memantau kesehatan pencernaan si Kecil.
“Salah satu indikator untuk memantau kesehatan pencernaan si Kecil adalah dengan melakukan monitor pada feses, dimana dari hasil monitoring tersebut kita bisa melihat kondisi kesehatan saluran cerna Si Kecil,” papar dr. Herlina.
| Cinépolis Buka Bioskop Pertama di Kabupaten Banjar |
|
|---|
| Beri Pengalaman Unik, Gokana Hadir di Aeon Deltamas Cikarang Usung Konsep Show Kitchen |
|
|---|
| Infeksi Cacing Gelang Picu Kematian Balita di Sukabumi, Kenali Gejala dan Pencegahannya |
|
|---|
| Anak Down Syndrome Punya Banyak Potensi, Begini Cara Mengasahnya |
|
|---|
| BPOM Cabut 21 Izin Edar Kosmetik, Komposisi Tak Sesuai yang Didaftarkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Bebeclub-25-Feb.jpg)