Selasa, 9 Juni 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Nasional

Masih Perlu Waspada, Kepala BMKG Ungkap Curah Hujan Tinggi Diprediksi Terjadi Hingga 11 Maret

Dwikorita menjelaskan bahwa pemerintah berupaya mengurangi intensitas hujan dengan modifikasi cuaca sehingga hujan dapat diturunkan lebih dini di laut

Tayang:
Penulis: Alfian Firmansyah (m32) | Editor: Ichwan Chasani
Wartakotalive.com/Alfian Firmansyah
MODIFIKASI CUACA - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati memberikan keteragan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa malam (4/3/2025). BMKG memprediksi curah hujan tinggi masih akan terjadi hingga 11 Maret 2025, karenanya BMKG bersama BNPB akan melakukan upaya modifikasi cuaca untuk mengurangi potensi hujan ekstrem. 

TRIBUNBEKASI.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi curah hujan tinggi kemungkinan masih akan terjadi hingga 11 Maret 2025 mendatang.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkapkan hal itu di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (4/3/2025) malam.

Oleh karena itu Dwikorita Karnawati mengimbau agar masyarakat tetap siaga banjir hingga tanggal tersebut.

"Kami prediksi dalam durasi sampai tanggal 11 itu kita masih perlu waspada, atau bahkan siaga," katanya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, (4/3/2025).

Terutama kata dia untuk wilayah di Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta, termasuk wilayah Lampung dan sebagian Palembang dan Bengkulu.

"Mohon doanya agar semuanya dapat termitigasi dan tidak ada korban jiwa," katanya.

Baca juga: Lokasi Layanan Samsat Keliling di Kota/Kabupaten Bekasi dan Karawang, Rabu 5 Maret 2025 Ini

Baca juga: SIM Keliling Kabupaten Bekasi, Rabu ini 5 Maret 2025, di KFC Metland Tambun

Modifikasi Cuaca

Dwikorita menjelaskan bahwa pemerintah berupaya mengurangi intensitas hujan dengan modifikasi cuaca, sehingga hujan dapat diturunkan lebih dini di laut sebelum awan hujan bergerombol.

Menurut Dwikorita, wilayah Jawa Barat (Jabar) masih menjadi prioritas dilakukannya modifikasi cuaca untuk mengurangi curah hujan yang ekstrem.

"Besok itu prioritas di Jabar, karena memang yang paling rentan di Jabar terutama ini di daerah pegunungan di puncak awannya dari situ," kata Dwikorita Karnawati

"Nanti bisa jadi sumber banjir untuk ke hilir tidak hanya kena Jabar, tp juga bisa mengalir ke arah utara ke DKI, ya juga banjir dikhawatirkan bisa begitu sungainya kan juga mengalir ke utara," sambungnya.

Dwikorita Karnawati menambahkan pihaknya nantinya akan melakukan modifikasi cuaca bersama BNPB. Sebab, curah hujan tinggi diprediksi sampai 11 maret mendatang. 

"Jadi ini kan prediksi sampai tgl 11 itu kan curah hujan relatif masih tinggi dan lahannya di kawasan di area yang rawan banjir dan longsor ini kan sudah rentan ya," katanya. 

Baca juga: Layanan SIM Keliling Karawang, Rabu ini, 5 Maret 2025, di Depan Polsek Telagasari

Baca juga: Ada 36 Titik Banjir di Kabupaten Bekasi, Bupati Ade Kunang Intruksikan Semua Perangkat Bergerak

"Kami dikoordinasikan oleh Menko PMK bersama kepala BNPB dan kami BMKG akan melakukan modif cuaca," tandas dia. 

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan masih ada beberapa wilayah di Jakarta yang mengalami banjir.

Sumber: Wartakota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved