Kamis, 30 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Wanita Muda yang Laporkan Oknum Polisi di Palembang Ketakutan, Merasa Ada yang Membuntuti 

Wanita muda di Palembang, melaporkan seorang oknum polisi ke Propram. Kini wanita muda ini trauma dan kerap merasa ada yang membuntuti.

Tayang:
Penulis: | Editor: Ign Prayoga
SRIPOKU.COM / Rachmad Kurniawan Putra
TRAUMA -- Wina Septianty (kanan) didampingi kuasa hukumnya saat datang ke Polda Sumsel, menceritakan kondisinya pasca peristiwa penganiayaan yang dilakukan Bripka Rio oknum polisi yang merupakan mantan pacarnya, Jumat (18/4/2025). Wina mengaku trauma dan sering merasa dibuntuti seseorang. 

TRIBUNBEKASI.COM, PALEMBANG - Seorang oknum anggota Polri di Palembang, Bripka Rio Rolando Manurung, diduga menganiaya pacarnya, Wina Septianty (25).

Wina yang merasa terancam, melaporkan Bripka Rio ke Polda Sumatra Selatan (Sumsel).

Wanita muda ini mengaku sudah berusaha menghindari Bripka Rio karena Rio telah memiliki istri dan anak.

Namun, Rio terus mendekati Wina dan tak sungkan melakukan kekerasan. 

Pengakuan ini disampaikan langsung oleh Wina yang didampingi kuasa hukumnya di kantor Polda Sumsel pada Jumat (18/4/2025).

Wina mengungkapkan trauma mendalam dan mohon perlindungan dari pihak kepolisian.

Dengan suara bergetar, Wina mengaku masih dihantui rasa takut dan trauma pasca penganiayaan yang dialaminya.

Bahkan, jauh sebelum insiden kekerasan itu terjadi, ia sudah kerap menerima ancaman dari Bripka Rio.

"Pelaku memang sudah diamankan, tapi saya masih trauma. Setelah kejadian ini saya trauma selalu merasa dibuntuti seseorang," ujarnya.

Sambil menahan tangis, Wina berharap proses hukum yang sedang berjalan dapat memberikan keadilan baginya dan tidak ada lagi ancaman yang menghantuinya setelah pelaku menjalani hukuman.

"Harapan saya ke depan tidak ada lagi ancaman-ancaman terhadap diri saya dan keluarga saya. Kedepannya ini jika selesai jangan sampai ada dendam saya takut pak, saya punya kehidupan," lirihnya.

Lebih lanjut, Wina mengungkapkan bahwa sebelum kasus penganiayaan ini viral, Bripka Rio pernah membuat keributan di rumahnya, bahkan mengancam dirinya dan keluarganya di hadapan warga dan Ketua RT.

"Pelaku ini dulu pernah datang ke rumah dan membuat keributan, mengancam saya dan keluarga sampai warga dan Ketua RT itu keluar semua. Itu kejadiannya saat kami masih ada hubungan," ungkapnya.

Pengakuan yang lebih mengejutkan adalah terkait status pernikahan Bripka Rio.

Wina menuturkan bahwa perkenalannya dengan oknum polisi tersebut telah berlangsung selama lima tahun.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved