Senin, 4 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

PHK

Imbas Perang Dagang dan Krisis Ekonomi Global, 15.000 Pekerja di Kabupaten Bogor Kena PHK

Untuk mengurangi angka pengangguran imbas PHK, Pemerintah Kabupaten Bogor mendorong digelarnya pelatihan kerja.

Tayang:
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dedy
kompas.com
ILUSTRASI PHK --- Belasan ribu pekerja di Kabupaten Bogor terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) alias berhenti dari pekerjaan. 

TRIBUNBEKASI.COM, CIBINONG --- Belasan ribu pekerja di Kabupaten Bogor terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) alias berhenti dari pekerjaan.

PHK terhadap belasan ribu pekerja di wilayah dengan julukan Bumi Tegar Beriman ini imbas krisis ekonomi global dan perang dagang yang berdampak negatif terhadap sektor industri di Kabupaten Bogor.

"Kalau kita bicara secara terbuka, Januari 2025 ada kurang lebih 15.000 karyawan (pekerja) kena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Kabupaten Bogor," kata Bupati Bogor, Rudy Susmanto, saat membuka pelatihan platform digital bagi 1.000 wirausahawan muda Pramuka di Cibinong, Jawa Barat, pada Rabu (14/5/2025).

Dari total jumlah itu, 14.000 diantaranya tidak diperpanjang kontrak kerjanya.

Baca juga: Seruan Puluhan Ribu Buruh Bekasi: Tolak Kasus PHK Sepihak, Minta Pemerintah Jangan Tutup Mata

Untuk mengurangi angka pengangguran imbas PHK, Pemerintah Kabupaten Bogor mendorong digelarnya pelatihan kerja.

"Dengan adanya pelatihan-pelatihan, baik dari organisasi kemasyarakatan maupun SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), kita ingin membuka lapangan kerja," ujar Rudy.

Politisi Partai Gerindra ini meminta program-program di setiap SKPD terintegrasi satu sama lain.

"Di Kabupaten Bogor ada 32 SKPD. Kalau setiap SKPD melakukan pelatihan wirausaha baru maka ada 3.200 wirausaha baru setiap tahun," tutur Rudy.

Rudy mengapresiasi pelatihan platform digital bagi 1.000 wirausahawan muda Pramuka yang digelar Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kabupaten Bogor.

"1.000 peserta pelatihan pramuka ini harus terintegrasi dengan program SKPD. Pulang pelatihan, mereka harua dapat modal usaha untuk mengimplentasikan ilmu yang sudah didapatkan," tuturnya.

Ketua Kadin Kabupaten Bogor, Sintha Dec Checawaty, mengapresiasi digelarnya pelatihan 1.000 wirausahawan muda Pramuka ini.

"Program ini bagus untuk mendorong terciptanya lapangan pekerjaan. Apalagi ditengah maraknya PHK karena perang dagang dan krisis ekonomi global," kata Sintha.

BERITA VIDEO : TAGIH JANJI GIBRAN! INILAH IMBAS PT SRITEX PAILIT HINGGA PHK MASSAL

Dia melihat maraknya PHK ini memang cukup pelik ditengah kondisi ekonomi nasional dan global yang sedang tidak baik-baik saja. Oleh karena itu meningkatkan jumlah wirausahawan menjadi salah satu jalan keluarnya.

"Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah menjadikan karyawan yang terkena PHK menjadi wirausaha melalui pelatihan kerja," ungkap Rudy.

Sumber: Tribun depok
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved