Selasa, 16 Juni 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Disperkimtan Kabupaten Bekasi

50 Rumah Reyot di Jayabakti Cabangbungin Bekasi Dapat Dana Program Perbaikan Rutilahu

realisasi program Rutilahu (rumah reyot) berada di wilayah Desa Jayabakti, Kecamatan Cabangbungin untuk tahun 2025 ini.

Tayang:
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
Dokumentasi/ Tribun Bekasi
PROGRAM RUTILAHU --- Camat Cabangbungin, Mirtono Suherianto bersama Pemdes Jayabakti dan jajaran Trantib Cabangbungin meninjau lokasi pembangunan Rutilahu di salah satu rumah warga Desa Jayabakti. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI --- Sebanyak 50 unit rumah reyot di Desa Jayabakti, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi mendapatkan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Perbaikan atau pembangunan rumah reyot dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) menggunakan tahun anggaran 2025.

Camat Cabangbungin, Mirtono Suherianto, menyampaikan, realisasi program Rutilahu (rumah reyot) berada di wilayah Desa Jayabakti, Kecamatan Cabangbungin untuk tahun 2025 ini.

Ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan kepada masyarakat dilakukan secara langsung dan tanpa pungutan biaya apa pun. 

Baca juga: Pemkab Bekasi Alokasikan Anggaran Rp 33,4 Miliar untuk Renovasi Rutilahu 2025

“Kami pastikan bantuan ini langsung diterima oleh penerima manfaat tanpa melalui perantara yang meminta biaya. Jangan sampai ada yang minta duit dari pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Camat Cabangbungin, pada Rabu (28/5/2025).

Mirtono mendukung adanya pembangunan Rutilahu sebagai bagian dari program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bekasi.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan dalam proses penyaluran, termasuk pemerintah daerah, pendamping desa, dinas terkait, serta masyarakat Desa Jayabakti.

“Kita lihat progres pembangunannya sudah mencapai kurang lebih sekitar 50-60 persen, nanti akan diselesaikan semuanya. Jangan khawatir tidak diselesaikan," jelasnya.

Dirinya bersama Kepala Desa dan lintas sektor lainnya terus melakukan pengawasan agar proses pembangunan Rutilahu di wilayah Cabangbungin dapat berjalan dengan lancar dan baik hingga 100 persen.

Sementara itu, Kepala Desa Jayabakti, Akim menambahkan realisasi program Rutilahu tahun 2025 di wilayah Desa Jayabakti mengalami peningkatan signifikan sehingga menjadi yang terbanyak dari sebelumnya.

Program ini telah diusulkan sejak tahun 2023 lalu dan kini mulai direalisasikan secara bertahap.

Akim menjelaskan, realisasi 50 Rutilahu terbagi dalam dua tahap yakni tahap pertama sebanyak 25 unit dan tahap kedua menyusul sebanyak 25 unit di tahun 2025.

“Nah untuk 25 unit rumah di tahap pertama ini, kita lihat progresnya kurang lebih mencapai 50 persen. Mudah-mudahan pelaksanaannya tidak ada hambatan, sehingga bisa bermanfaat bagi warga sekitar,” tutur Akim.

Selain itu, Akim juga menjelaskan berdasarkan pendataan dua tahun terakhir, terdapat sekitar 75 rumah yang masuk kategori tidak layak huni. Dengan alokasi 50 unit rumah yang teralisasi di tahun ini, masih ada tersisa sekitar 25 rumah lagi yang membutuhkan perbaikan. 

“Ya adapun sisanya yang belum terakomodasi, sudah kami usulkan melalui Musrenbang 2025 (Tahun Anggaran 2026) dan mudah-mudahan bisa segera terealisasi,” kata Akim.

Sebelumnya, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi
terus menggenjot pembangunan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) pada tahun 2025.

Kegiatan perbaikan Rutilahu itu telah dimulai guna mendukung 100 Hari kerja Bupati Ade Kuswara Kunang dan Wakil Bupati Asep Surya Atmaja.

Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir mengatakan, program ini sudah berjalan secara bertahap di Kecamatan Cikarang Selatan, Cikarang Timur, Serang Baru, serta secara bertahap di kecamatan lainnya.

Program ini akan diselesaikan secara bertahap sampai dengan bulan Agustus hingga November 2025 dengan target Rutilahu sebanyak 1.670 unit.

"Untuk saat ini anggaran per 1 unit Rutilahu bernilai Rp 20 juta bagi penerima manfaat," ujar Chaidir kepada TribunBekasi.com pada Senin (12/5/2025).

Adapun rincian anggaran per satu unit Rutilahu yaitu Rp 17,5 juta untuk material dan Rp. 2,5 juta untuk upah tukang. 

Jumlah Rp 20 juta dari pemerintah ini sifatnya stimulus untuk memberikan dorongan bagi pemilik rumah menggerakkan sanak saudara, tetangga dan masyarakat sekitar bergotong royong untuk menuntaskan rumah tidak layak tersebut.

Menurutnya, sebagaimana arahan Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang untuk tahun depan program Rutilahu rencananya akan dinaikkan nilainya dari Rp 20 juta per unit menjadi Rp 40 juta per unit. 

Namun demikian hal tersebut akan dikaji dari sisi hukum dan berkonsultasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah menganggarkan proyek Rutilahu per unit sebesar Rp 40 juta.

"Kita akan coba mereplikasi informasi dari Provinsi, yang sudah menyampaikan per unit Rutilahu di posisi Rp 40 juta," katanya. (*/maz)
 
 
 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved