Rabu, 17 Juni 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Update Longsor Gunung Kuda Cirebon: Korban Tewas 14 Orang

Bencana longsor i tambang batu Gunung Kuda Desa Cipanas, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menewaskan 14 orang, Jumat (30/5/2025).

Tayang:
Penulis: | Editor: Ign Prayoga
Dok. HO Polda Jawa Barat
EVAKUASI KORBAN LONGSOR - Proses evakuasi para korban tewas akibat tertimbun longsoran di lokasi galian C di Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat pada Jumat (30/5/2025). Sejauh ini ada 4 orang pekerja tambang yang dipastikan tewas akibat kejadian tersebut. 

TRIBUNBEKASI.COM, CIREBON - Bencana longsor terjadi di tambang batu Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (30/5/2025) siang.

Bencana di wilayah Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, ini menelan korban jiwa yakni para pekerja tambang batu.

Hingga Jumat malam, korban tewas tercatat sebanyak 14 orang.

Dandim 0620 Kabupaten Cirebon, Letkol Inf M Yusron mengatakan selain menemukan 14 korban tewas, pihaknya pun mengevakuasi 9 korban luka.

“Untuk yang meninggal dunia saat ini memang 14 orang dan yang dibawa di rumah sakit ada sembilan orang yang mengalami luka-luka,” ujar Yusron saat diwawancarai di lokasi kejadian, Jumat sore.

Yusro mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui pasti jumlah korban yang masih tertimbun,

Mengingat, informasi yang beredar saat ini masih simpang siur.

“Sampai saat ini masih diperkirakan ya, masih simpang siur gitu. Di dalam itu ada yang bilang sampai delapan orang lagi, 10 orang lagi,” ucap Yusron.

Pihaknya pun berencana menggelar rapat koordinasi dengan para kuwu (kepala desa) setelah salat Magrib untuk memverifikasi data warga yang diduga menjadi korban.

"Supaya ada laporan dari kepala desa ataupun kuwu melaporkan kepada kita data masyarakat, baik itu yang sudah ditemukan ataupun yang masih dalam tahap pencarian,” jelas dia.

Yusron menegaskan, data akurat diperlukan agar pencarian lebih terarah dan memiliki target yang jelas.

“Supaya tidak terjadi perkiraan yang tidak jelas, kita kumpulkan para kepala desa dengan stakeholder terkait malam ini. Sehingga ada data awal, supaya kita bekerja itu ada target yang harus dicapai dan jelas di dalam pencarian,” katanya.

Pencarian Dihentikan Sementara

Proses pencarian korban longsor dihentikan sementara, Jumat malam.

Minimnya pencahayaan menjadi kendala utama sehingga pencarian akan dilanjutkan Sabtu pagi.

“Karena ada kerawanan, utamanya terhadap minimnya pencahayaan,” kata  Yusron.

Ia menjelaskan, risiko longsor susulan masih cukup tinggi lantaran kondisi medan yang tidak sepenuhnya terlihat jelas saat malam hari.

“Kita tidak tahu dari mana datangnya longsor itu. Pencahayaan ini cukup terbatas. Sehingga pencarian dihentikan kurang lebih jam 17.20 WIB. Selanjutnya untuk besok akan dilanjutkan untuk pencarian pukul 07.00 WIB,” jelas dia.

Adapun, upaya evakuasi melibatkan personel gabungan TNI, Polri, BPBD, serta relawan dengan dukungan empat alat berat.

Sejumlah kendaraan tambang dan alat berat rusak parah akibat tertimpa material longsoran.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, Bambang Tirtoyuliono, menyesalkan kejadian tersebut.

Ia mengungkapkan, bahwa pihaknya sudah beberapa kali memperingatkan pengelola tambang sebelum longsor terjadi.

“Ini adalah sebuah kesalahan dalam metode penambangannya. Kami dari Dinas ESDM sudah memperingatkan berkali-kali,” kata Bambang.

Ia mengungkapkan, lokasi tambang sebenarnya sudah diberi garis polisi.

“Bahkan Ibu Kapolres sudah lakukan police line sebelum kejadian longsor ini. Tetapi ya bandel,” ujarnya.

Bambang menyebut metode penambangan yang dilakukan tidak sesuai dengan kondisi batuan di Gunung Kuda.

“Seharusnya dengan jenis batuan seperti ini, metode penambangan itu dari atas, lakukan secara terasering, tidak dari bawah,” ucap Bambang.

Akibat peristiwa ini, Dinas ESDM menutup sementara aktivitas tambang, bahkan tak menutup kemungkinan akan ditutup permanen.

“Sore hari ini saya tutup sementara dan nanti mungkin malam oleh Pak Gubernur akan ditutup permanen. Kira-kira begitu ya,” kata dia.

 

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id 

Sumber: TribunJabar.id
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
VS
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
VS
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved