Jumat, 12 Juni 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Karawang

Bukan 1.000 Unit, Pemprov Jabar Hanya Bangun 35 Unit Rumah Panggung di Desa Karangligar Karawang

Pasalnya, Dedi Mulyadi saat kunjungan ke lokasi sempat berjanji kepada warga bakal bangun 1.000 rumah panggung

Tayang:
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
(Dokumentasi/ Tribun Bekasi).
SURVEI RUMAH PANGGUNG --- Pegawai Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Provinsi Jawa Barat bersama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP), Kabupaten Karawang melakukan survei rencana pembanguna rumah panggung di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat beberapa hari lalu. Pembangunan rumah panggung jadi janji Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di daerah langganan banjir tersebut. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG --- Realisasi program rumah panggung di Desa  Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, ternyata tidak sampai 1.000 unit.

Tak ayal, masyarakat langganan banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku kecewa terkait janji Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi soal pembangunan rumah panggung.

Pasalnya, Dedi Mulyadi saat kunjungan ke lokasi sempat berjanji kepada warga bakal bangun 1.000 rumah panggung. Akan tetapi realisasi program itu ternyata hanya 35 unit saja.

"Ingat betul KDM datang ke Karangligar janji 1.000 rumah panggung. Tapi saya dapat info hanya 35 unit ga sampai 10 persen dari janji gubernur," kata Tokoh Masyarakat Karangligar, Alvino kepada awak media pada Rabu (25/6/2025).

Baca juga: Warga Karangligar Karawang Kecewa Soal Janji Dedi Mulyadi Bangun Rumah Panggung: Katanya 1.000 Unit?

Ia mengaku kecewa atas realisasi program tersebut. Menurutnya, jika pembangunan rumah panggung hanya dilakukan untuk 35 rumah berpotensi menimbulkan kecemburuan warga.

"Jika 35 rumah itu masyarakat lain bagaimana nasibnya? Bisa saling cemburu," ujarnya.

Menurut Alvino, jika realisasinya seperti ini, lebih baik membangun selter untuk menampung para korban langganan banjir di Karangligar. Dibandingkan harus membangun rumah panggung.

"Lebih baik bangun selter atau tempat ngungsi, nantinya para korban banjir ditampung disitu, semua orang bisa pakai karena milik umum," tuturnya.

Ia mengingatkan sebagai Gubernur, Dedi Mulyadi berhati-hati dalam berjanji, karena masyarakat akan terus mengingat setiap janji pemimpinnya.

Seperti janji membangun 1.000 unit rumah panggung di Desa Karangligar yang diucapkannya spontan dihadapan masyarakat dan bahkan divideokan serta diunggah di media sosialnya.

"Harusnya pemimpin itu setelah terima keluhan masyarakat, kaji dulu. Konfirmasi dulu ke pihak TPAD, ada gak anggarannya. Kan yang diurus gubernur bukan hanya Karawang aja. Jangan sampai yang dijanjikan asal bunyi atau hanya sekedar basa-basi politik," tandasnya.

Sudah survei

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mulai melakukan survei terkait pembangunan rumah panggung di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang.

Pembangunan rumah panggung itu menjadi janji Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat meninjau banjir ke lokasi tersebut. Daerah Desa Karangligar kerap dilanda banjir, bahkan satu tahun bisa lima kali lebih.

"Baru survei (lokasi rumah panggung) minggu lalu dari Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat, kami dari Karawang mendampingi," kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP), Kabupaten Karawang, Asep Hazar kepada TribunBekasi.com pada Senin (16/6/2025).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved