Demo Buruh Bikin Perusahaan Merugi Puluhan Miliar, DPRD Minta Pemkab Bekasi Segera Bertindak
Demo buruh di MM2100 Kabupaten Bekasi yang berkepanjangan menyebabkan perusahaan merugi puluhan miliar.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ign Prayoga
TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG — Demo buruh di MM2100 Kabupaten Bekasi yang berkepanjangan menyebabkan perusahaan merugi puluhan miliar.
Aksi ini juga bisa berdampak buruk terhadap iklim investasi di Kabupaten Bekasi di bawah kepemimpinan Bupati Ade Kunang.
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Boby Agus Ramdan, meminta Pemkab Bekasi menjaga iklim investasi di kawasan industri.
"Kami minta pemerintah daerah segera menyelesaikan persoalan ini. Jangan sampai aksi yang berlarut-larut ini mengganggu stabilitas kawasan industri dan mengancam kepercayaan investor," kata Boby, Selasa (24/6/2025).
Menurut Boby, aksi buruh yang berkepanjangan bisa berdampak buruk terhadap kenyamanan investor dan keberlangsungan usaha di wilayah proyek strategis nasional (PSN) seperti MM2100.
Ia menilai, kawasan industri seperti MM 2100 merupakan salah satu tulang punggung perekonomian Kabupaten Bekasi.
Karena itu, ketertiban, keamanan, dan kepastian hukum harus benar-benar dijaga.
"Kami tidak melarang aspirasi buruh disampaikan. Tapi harus ada pengaturan yang tegas agar tidak mengganggu aktivitas industri yang mempekerjakan ribuan orang," ujarnya.
Boby juga mendorong pemerintah daerah melalui dinas terkait dan aparat keamanan untuk proaktif memfasilitasi dialog antara pekerja, perusahaan, dan serikat agar ketegangan sosial dapat diredam secara cepat.
"Kalau perlu dibentuk tim mediasi permanen untuk menyelesaikan potensi konflik di kawasan industri," tambahnya.
Sebagaimana diketahui, aksi demonstrasi buruh di Yamaha Music kawasan MM 2100 Cikarang Barat telah berlangsung sejak Oktober 2024.
Terbaru massa buruh gelar aksi kembali pada Senin (23/6/2025). Saat aksi, massa menutup dua akses di jalur Kawasan Industri MM 2100, tepatnya depan PT YMMA yang berlokasi di Jalan Irian, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Di sisi lain, manajemen PT Yamaha Music Manufacturing Asia (YMMA) di Kawasan Industri MM2100 Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi mengalami kerugian hingga Rp 50 miliar, imbas demo yang berlangsung berlarut-larut.
Aksi demontrasi itu sendiri telah berlangsung sejak Oktober 2024.
Bahkan saat Maret 2025 aksi digelar berhari-hari, dan terkini aksi demo kembali dilakukan pada Senin, 23 Juni 2025.
| Lokasi Terlalu Jauh, DPRD Dorong Pembentukan Kantor Imigrasi di Kabupaten Bekasi |
|
|---|
| Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Ridwan Arifin Desak Inventarisir Kendaraan Dinas Pemkab Bekasi |
|
|---|
| Pemkab Bekasi Didesak Buat Kebijakan Pembatasan Jam Operasional Truk Besar |
|
|---|
| Data PLN Berubah-ubah, DPRD Kabupaten Bekasi Endus Potensi Kebocoran Pajak Penerangan Jalan |
|
|---|
| Titik Demo Hari Ini, Hindari Gedung DPR RI Senayan, Cari Jalur Alternatif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Demo-Buruh-YMM-24-Jun.jpg)