Senin, 1 Juni 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Demo Buruh Bikin Perusahaan Merugi Puluhan Miliar, DPRD Minta Pemkab Bekasi Segera Bertindak

Demo buruh di MM2100 Kabupaten Bekasi yang berkepanjangan menyebabkan perusahaan merugi puluhan miliar.

Tayang:
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ign Prayoga
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
AKSI BURUH - Massa buruh saat menggelar aksi demonstrasi di PT Yamaha Music Facturing Asia (YMMA) di Kawasan Industri MM2100 Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi pada Senin (23/6/2025). 

 Aksi demonstrasi yang dilakukan kerap menutup akses jalan, bahkan akses keluar masuk ke dalam perusahaan.

"Kalau sampai kondisi kemarin sekitar lebih dari Rp 50 miliar untuk hanya beberapa hari di bulan Maret terkait kerugian," kata Direktur Human Resources (HR) PT YMMA, Lili Gunawan kepada awak media pada Rabu (25/6/2025).

Lili Gunawan menjelaskan, kerugian itu disebabkan karena tidak bisa produksi, karena adanya aksi demo yang menutup lalu lintas ke pabrik.

Hal ini mengakibatkan bus antarjemput karyawan yang dihadang oleh serikat dan juga container bahan baku dan barang jadi yang siap diekspor tidak bisa keluar dari pabrik.

Upah karyawan tetap dibayar meskipun tidak ada produksi, dan juga makan yang sudah disediakan tetap menjadi beban perusahaan.

"Tentu saja kita tidak bisa memproduksi itu penyebab kerugian tertinggi. Itu tidak hanya kerugian materi, belum bicara soal kerugian lain seperti kepercayaan terhadap customer," katanya.

Selain itu, kata Lili Gunawan, kegiatan demo yang kerap menutup akses masuk perusahaan membuat perusahaan tidak bisa berproduksi, sehingga tidak ada output yang dihasilkan atas target yang sudah direncanakan, dan ini merupakan kerugian yang sangat besar.

"Customer kami yang menunggu produk kami tentu saja menjadi delay harus menunggu lagi karena produknya tidak bisa dibuat," katanya.

Selain itu juga tentu saja tidak bisa memproduksi, otomatis produk material tidak digunakan, hal ini akan berimbas kepada vendor maupun supplier-supplier.

Jika produksi di YMMA mengalami keterlambatan, maka penyerapan bahan baku dan jasa-jasa yang diberikan oleh vendor dan supplier akan terganggu juga jika imbas aksi demo yang ilegal ini dilanjutkan karena MM2100 merupakan kawasan Objek Vital Nasional, yang seharusnya steril dari aksi demo.

Supplier akan menerima keuntungan jika penyerapan bahan baku dan layanan yang diperlukan oleh YMMA berjalan.

"Sehingga imbasnya ke perusahaan lain sebagai pemasok atau vendor/supplier YMMA," ucapnya.

Saat ini ada sekitar 3.000 karyawan, serta sejumlah vendor yang menggantungkan hidup pada keberlangsungan produksi di YMMA.

Jika demo ini terus dibiarkan, maka akan sangat berdampak terhadap berbagai pihak.

Untuk itu, pihak YMMA berharap agar tidak ada lagi aksi demo.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved