Kamis, 21 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Acara Makan Gratis

RSUD Garut Gratiskan Biaya Perawatan Korban Acara Makan Gratis Pernikahan Anak KDM

Hhingga saat ini, masih tersisa 4 orang dari 19 pasien yang dirawat akibat insiden makan gratis pernikahan anak Dedi Mulyadi tersebut.

Tayang:
Editor: Ichwan Chasani
Tribunnews.com/Ibriza Fasti Ifhami
GRATIS BIAYA PERAWATAN - Anggota Tim Kerja Pengelolaan Pelayanan RSUD dr. Slamet Garut, Alfia Sudarta, memberikan keterangan saat ditemui, Minggu (20/7/2025). Alfia menegaskan pihak manajemen RSUD dr Slamet Garut menggratiskan seluruh biaya perawatan pasien korban insiden antrean makan gratis pernikahan anak Dedi Mulyadi tersebut. 

TRIBUNBEKASI.COM — Pihak Manajemen RSUD dr Slamet Garut menggratiskan biaya perawatan seluruh pasien korban insiden antrean makan gratis pernikahan anak Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Anggota Tim Kerja Pengelolaan Pelayanan RSUD dr. Slamet Garut, Alfia Sudarta menegaskan hal itu kepada wartawan pada Minggu (20/7/2025).

Menurut Alfia Sudarta, hingga saat ini, masih tersisa 4 orang dari 19 pasien yang dirawat akibat insiden makan gratis pernikahan anak Dedi Mulyadi tersebut.

"Hari ini ada lima pasien. Tapi hari ini juga pulang satu pasien, jadi sisa empat sekarang," kata Alfia Sudarta, kepada wartawan di RSUD dr. Slamet Garut, Jawa Barat. 

Alfia menjelaskan bahwa keempat pasien tersebut terdiri dari tiga orang pasien usia dewasa dan seorang anak usia 16 tahun.

Kebanyakan pasien, kata Alfia, mengalami trauma tumpul abdomen akibat benturan di perut dan trauma tumpul thorax dikarenakan benturan di dada.

Baca juga: Cek Harga Emas Batangan Antam di Bekasi, Ahad Ini Stagnan Dibanderol Segini

Baca juga: 5 Korban Acara Makan Gratis Pernikahan Anak KDM Masih Dirawat di RSUD Garut

"Kebanyakan benturan di perut dan di dada. Perawatan sesuai kondisi pasien yang dirawat seperti apa," ucapnya.

"Kondisinya berangsur membaik. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa dipulangkan," tambah Alfia.

Alfia Sudarta memastikan seluruh biaya perawatan para korban gratis.

Dia juga membenarkan bahwa Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membantu pembiayaan para pasien tersebut.

"Kemarin dari manajemen rumah sakit juga sudah menyampaikan untuk pembiayaan itu digratiskan untuk pasien," katanya.

Alfia menuturkan, jika pasien mengalami keluhan, maka bisa berkoordinasi dengan pihak RSUD dr. Slamet Garut.

Baca juga: Mobil Mercy Berasap Depan Minimarket, Dalamnya Ada Pria Tak Sadarkan Diri

Baca juga: Hipmi Kota Bekasi Racik Program Sesuai Trend, Rekrut Anggota Lewat Padel

Alfia juga mengatakan, pihak rumah sakit telah berkoordinasi dengan Puskesmas terdekat dengan domisili pasien terkait hal tersebut.

"Untuk pasien-pasien yang sudah pulang juga kami edukasi jika ada keluhan lanjutan di rumah untuk segera koordinasi dengan kami di rumah sakit," pungkas Alfia Sudarta.

Sebelumnya, Perwakilan Tim Kerja Pelayanan RSUD dr. Slamet Garut, Asep Hilman mengatakan, secara keseluruhan RSUD dr. Slamet menerima 19 pasien korban dari insiden tersebut dan dua pasien di antaranya sudah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved