Minggu, 31 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Kasus Korupsi

Bupati Koltim Abdul Azis Jadi Alumni Retret Kepala Daerah Pertama Terjaring KPK

KPK menangkap Bupati Kolaka Timur Abdul Azis setelah dia mengikuti Rakernas Partai NasDem di Makassar, Sulsel, Kamis (7/8/2025) malam.

Tayang:
Penulis: | Editor: Ign Prayoga
kolakatimurkab.go.id
Bupati Kolaka Timur Abdul Azis saat mengikuti retret kepala daerah di Lembah Tidar, Akmil, Magelang, Februari 2025. Abdul Azis akan diterbangkan ke Jakarta untuk diperiksa di gedung KPK, Jumat (8/8/2025). 

Sahroni menegaskan bahwa Abdul Azis berada di sampingnya saat kabar OTT menyebar.

Situasi menjadi semakin tidak jelas ketika Ketua KPK Setyo Budiyanto menjelaskan bahwa saat OTT berlangsung di Sultra, bupati memang tidak ada di lokasi, namun ada pihak swasta dan PNS yang diamankan. 

Puncaknya, Johanis Tanak meralat pernyataan awalnya dan mengaku tidak pernah menyebut nama Abdul Azis terjaring OTT.

Di tengah kebingungan publik, Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menggelar konferensi pers di Gedung Merah Putih, Jakarta, pada Kamis malam. 

Asep mengonfirmasi bahwa OTT dilakukan di tiga lokasi: Jakarta, Kendari (Sultra), dan Sulawesi Selatan.

"Pasti ada (penyelenggara negara). Karena ini kan konsepnya penyuapan ya, dari swasta ke penyelenggara negara," ujar Asep.

Ia memerinci bahwa tim KPK telah mengamankan total tujuh orang dari Jakarta dan Kendari yang terdiri dari unsur swasta dan PNS. 

Tim dari Sulawesi Selatan, yang membawa pihak yang diamankan termasuk Bupati Koltim, diperkirakan tiba di Jakarta pada Jumat (8/8/2025).

Dengan pernyataan terbaru dari pimpinan KPK, Fitroh Rohcahyanto, dapat dipastikan bahwa drama OTT telah usai. 

Bupati Kolaka Timur Abdul Azis kini berstatus sebagai pihak yang diamankan dan sedang menjalani proses pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK. 

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan.
  

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved