Selasa, 19 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Royalti Musik

Denny Sumargo Soroti Pernyataan LMKN: Resto dan Kafe Putar Suara Alam dan Burung Kena Royalti

Ia menganggap polemik soal royalti musik ini membuat terpecahnya tiga kelompok, yakni penyanyi, pencipta lagu, hingga LMKN

Tayang:
Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Dedy
Tribunnews.com
SOROTI PERNYATAAN LMKN --- Aktor Denny Sumargo menyoroti pernyataan pihak Lembaga Manajemen Kolektof Nasional (LMKN), yang menyebut kafe atau restoran yang memutar suara alam dan burung dikenakan royalti. 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA --- Aktor Denny Sumargo angkat bicara mengenai kisruh royalti di industri musik Indonesia.

Ia menganggap polemik soal royalti musik ini membuat terpecahnya tiga kelompok, yakni penyanyi, pencipta lagu, hingga Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).

Denny Sumargo tak mau ikut campur mengenai izin penggunaan lagu hingga hak ekonomi antara penyanyi dan musisi, tapi ia fokus kepada pernyataan LMKN hingga proses jalannya sidang uji materi Undang Undang Hak Cipta.

Denny Sumargo menyoroti pernyataan pihak LMKN, yang menyebut kafe atau restoran yang memutar suara alam dan burung dikenakan royalti.

Baca juga: Polemik Royalti Makin Memanas, Ahmad Dhani Justru Gratiskan Resto Putar Lagu-lagu Dewa 19

"Ini suara netizen ya, kayak suara burung diputar dan dikenakan royalti. Lah burungnya dibayar ya kan gitu kan maksudnya pertanyaannya gitu?" kata Denny Sumargo ketika ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (7/8/2025).

"Pernyataan ini jadi huru hara sebenarnya," tambahnya.

Pria yang akrab disapa Densu ini menduga, pernyataan LMKN itu menilai segala sesuatu di dunia punya nilai yang harus dibayarkan ke negara.

"Ya mungkin maksudnya segala suatu di dunia itu punya hak royalti sendiri. Tapi kayak gak ada penegasannya," ucapnya.

Densu juga menyoroti pernyataan hakim Mahkamah Konstitusi (MK), yang merasa dampak royalti begitu besar, hingga menyebut keluarga WR Supratman kaya raya dari royalti.

"Kayak masalah royalti kayak begini permasalahan bisa lebih jauh kayak WR Supratman tuh harusnya kaya raya kan katanya," jelasnya.

"Ya itu kan jadi lucunya kemana-mana gitu, memang komedi di negara Konoha ini," tambahnya.

Densu hanya ingin kisruh royalti antara penyanyi dan pencipta lagu, harus segera diselesaikan agar tidak ada konflik berkepanjangan.

Bahkan, diakui Denny Sumargo, jika tidak cepat diselesaikan. Isa mengganggu jalannya industri musik Indonesia.

"Jangan sampai jadi panjang masalah royalty-royalty ini gitu karena akhirnya nama-nama besar yang nanti keluar lagi, keluar lagi, keluar lagi ribut, ribut, ribut, ribut podcast lagi," ujar Denny Sumargo.

(Sumber : Wartakotalive.com, Arie Puji Waluyo/Ari)

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp 

 


 


 

Sumber: Wartakota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved