Minggu, 12 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Royalti Musik

Polemik Royalti Makin Memanas, Ahmad Dhani Justru Gratiskan Resto Putar Lagu-lagu Dewa 19

Dharma Oratmangun menyebut restoran yang memutar lagu alam juga diwajibkan bayar royalti.

Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Dedy
Istimewa
GRATISKAN RESTO --- Melihat polemik soal royalti semakin memanas, musisi Ahmad Dhani mengeluarkan kebijakan yang tak masuk akal. Lewat unggahannya di instagram, Ahmad Dhani menggratiskan para restoran jika mau memutar lagu-lagu band Dewa 19. 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA --- Royalti musik terus berpolemik, setelah perseteruan antara penyanyi dan pencipta lagu, muncul konflik dari usaha restoran.

Para pemilik restoran ogah menyetel dan memasang lagu para musisi di Indonesia, karena takut membayar royalti sesuai yang sudah diaturkan.

Mereka memilih untuk memutar suara alam karena dianggap tidak harus membayar royalti.

Ketua Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), Dharma Oratmangun menyebut restoran yang memutar lagu alam juga diwajibkan bayar royalti.

Baca juga: Luna Maya Resah saat Minta Royalti tapi Ditolak Produser, Harusnya Ada Pembahasan Ulang

Melihat polemik soal royalti semakin memanas, musisi Ahmad Dhani mengeluarkan kebijakan yang tak masuk akal. 

Lewat unggahannya di instagram, Ahmad Dhani menggratiskan para restoran jika mau memutar lagu-lagu band Dewa 19 tanpa bayar royalti.

"Resto yang punya banyak cabang dan ingin ngeplay lagu DEWA 19 (Dewa Featuring Virzha - Ello), Ahmad Dhani Sebagai Pemilik Master Kasi Gratis Kepada Yang Berminat," unggahan Ahmad Dhani berbentuk tulisan dengan latar personel band Dewa 19, dikutip Wartakotalive.com, Rabu (6/8/2025).

Dhani meminta kepada pemilik restoran langsung menghubungi band Dewa 19 untuk menindaklanjuti pengumumannya itu.

"Yang berminat dm akun @officialdewa19," tulis Ahmad Dhani

Perlu dibuat UU tata kelola musik

Industri musik terus dihantui dengan masalah royalti, yang dapat menciptakan perpecahan antara pencipta lagu dengan para penampil.

Setelah konflik antara pencipta lagu dan penampil, konflik royalti menjalar hingga para pemilik restoran, kafe, atau tempat hiburan malam.

Mereka takut menyetel lagu-lagu ciptaan dari para musisi Indonesia, karena takut dimintai royalti oleh Lembaga Manajemen Kolektif (LMK).

Musisi Anji tak mau membahas detil tentang polemik royalti di Indonesia, karena sampai detik ini masalah tersebut semakin panjang dan sampai timbul masalah lain.

"Pada dasarnya bagus, jadi pemerintah akhirnya memberikan perhatian kepada royalti," kata Anji kepada Wartakotalive.com, ketika ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Sumber: Wartakota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved