Berita Bekasi
Surga Jajanan Receh Tersedia di Perumnas I Kota Bekasi
Harga beragam jajanan receh itu pun bervariasi, mulai dadi Rp 2 ribu hingga Rp 25 ribu.
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Ichwan Chasani
TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN — Kawasan Perumnas I, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi dikenal sejumlah masyarakat sebagai kawasan 'surga' jajanan receh.
Pantauan jurnalis TribunBekasi.com pada Senin (18/8/2025) sekira pukul 19.00 WIB, sejumlah pedagang jajanan receh atau lapak beragam jenis makanan dan minuman nampak memanjang di pinggir jalan lebih kurang 2 hingga 3 Kilometer.
Jajanan receh merujuk pada pengertian jajanan yang harganya relatif masih terjangkau bagi masyarakat.
Jajanan receh yang dijual diantaranya cilor, maklor, usus kering, basreng, dimsum, cilung, roti bakar, sate padang, jamur kering, kentang goreng, cimol, pisang goreng, otak-otak goreng, sayap ayam garing, dan martabak.
Lalu untuk minuman yang dijual diantaranya matcha, es teh manis, es magic, es doger, es buah smoothies, jus alpukat kocok, es teh hijau, es cokelat, dan es buah.
Harga beragam jajanan receh itu pun bervariasi, mulai dadi Rp 2 ribu hingga Rp 25 ribu.
Penikmat jajanan bisa memilih lapak jajanan yang terlihat di sepanjang Jalan Komodo Raya, Jalan Nangka Raya, dan Jalan Gurame Raya.
Salah satu pedagang di lokasi, Fellyn sepakat jika Perumnas I di kawasan tersebut dikenal sebagai surga jajanan receh.
Bahkan kawasan itu menurutnya sudah dikenal sebagai tempat beragam jajanan sejak puluhan tahun lalu.
"Lapak orang jualan ramai ini udah 20 tahun lalu, terdiri dari pedagang baru dan lama, totalnya ada lebih kurang 100 lapak, ramainya ini udah sejak zaman dahulu," kata Fellyn kepada TribunBekasi.com di lokasi, Senin (18/8/2025).
Baca juga: PN Bekasi Kabulkan Gugatan Warga Tambun, BTN Diminta Serahkan Sertifikat Rumah
Baca juga: Yayasan Khazanah GNH dan Halal Today Gelar Indonesia Digital Halal Brand Awards 2025
Fellyn menjelaskan ramainya pedagang dan pembeli di Perumnas I memang tak pernah lekang oleh waktu dan zaman.
Meskipun saat ini fenomena yang terjadi ialag sejumlah masyarakat kerap memanfaatkan aplikasi pelayanan jasa beli makanan dan minuman secara online.
Justru fenomena online itu dianggapnya sangat menguntungkan bagi para pedagang.
"Sosial Media (Sosmed) atau memesan makanan online justru .embantu UMKM kayak kami, bersyukur jadi rame karena dampaknya ke viral kan ya, orang di luar Perumnas I jadi pada penasaran dan mau mampir," jelasnya.
Pedagang cemilan garing seperti basreng dan usus kering itu menuturkan kawasan ini dipastikan selalu ramai pembeli pada waktu akhir pekan atau ketika libur.
| Kronologi Tukang Ayam Geprek Kaget Temukan Mayat di Dalam Freezer |
|
|---|
| Dua Sepeda Motor dan Pegawai Hilang Usai Ditemukan Mayat Dalam Freezer Kios Ayam Geprek |
|
|---|
| Penampakan Freezer Ayam Geprek yang Berisi Jasad Manusia di Bekasi |
|
|---|
| Polda Metro Jaya Diterjunkan untuk Olah TKP Temuan Mayat di Freezer Kios Ayam Geprek |
|
|---|
| Kondisi Mayat yang Ditemukan di Freezer Kios Ayam Geprek |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Perumnas-1-Jajanan-receh-18-Ags.jpg)