Minggu, 12 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Gempa Bekasi

Sempat Terhambat karena Gempa Bekasi, Kereta Cepat Whoosh Kembali Normal

Perjalanan pertama dari Stasiun Tegalluar Summarecon dimulai pukul 06.05 WIB dan dari Stasiun Halim pukul 06.25 WIB.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Ichwan Chasani
Dok. Humas Whoosh
KERETA CEPAT WHOOSH  - Kereta cepat Whoosh usai melintas di salah satu terowongan Jawa Barat dan sempat terhambat karena ada gempa bumi, Rabu (20/8/2025). Saat ini perjalanan kereta cepat Whoosh sudah kembali normal dan dipastikan rel aman. 

TRIBUNBEKASI.COM — Perjalanan angkutan umum di Bekasi dan sekitarnya sempat terganggu akibat adanya gempa bumi yang berpusat di sebelah tenggara Kabupaten Bekasi, Rabu (20/8/2025) malam.

Salah satu angkutan umum yang terganggu operasionalnya akibat gempa bumi itu adalah Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Whoosh.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa mengatakan bahwa kereta cepat Whoosh telah beroperasi secara normal pada hari Kamis ini (21/8/2025) dengan total 62 perjalanan per hari. 

Perjalanan pertama dari Stasiun Tegalluar Summarecon dimulai pukul 06.05 WIB dan dari Stasiun Halim pukul 06.25 WIB.

"Kami imbau masyarakat tidak perlu khawatir terkait operasional Whoosh setelah sebelumnya terjadi penyesuaian perjalanan pasca gempa yang terjadi pada 20 Agustus 2025," tandas Eva Chairunisa, Kamis.

Baca juga: Dua Jam Sebelum Gempa, Puskesmas Purwasari Roboh Duluan, Ini Penyebabnya

Baca juga: Samsat Keliling Kota/Kabupaten Bekasi-Karawang Kamis 21 Agustus 2025, Cek Lokasinya

Menurut Eva Chairunisa, untuk memastikan keamanan, jalur perlintasan kereta Whoosh telah diperiksa secara menyeluruh menggunakan Rail Car (kereta pemeriksa prasarana). dan Comprehensive Inspection Train (CIT).

Pemeriksaan menyeluh itu dilakukan agar tidak ada gangguan pada jalur, jembatan, terowongan, maupun sistem kelistrikan sehingga perjalanan kereta cepat Whoosh bisa kembali dilakukan dengan aman dengan kecepatan penuh. 

"Pemeriksaan membutuhkan waktu yang cukup karena juga dilakukan pada area diluar jalur untuk mengantisipasi adanya kondisi lingkungan yang dapat membahayakan prasarana Whoosh seperti longsor, pohon tumbang, dan lainnya," tegas Eva.

“Jumlah perjalanan Whoosh kembali normal sebanyak 62 jadwal per hari dengan headway 30 menit sekali,” terang Eva.

"Penumpang dapat kembali menikmati perjalanan Whoosh secara aman, nyaman, dan tepat waktu sesuai jadwal yang berlaku," imbuhnya.

Baca juga: Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bekasi Kamis Ini, 21 Agustus 2025 di Cikarang

Baca juga: Layanan SIM Keliling Karawang Kamis 21 Agustus 2025, Simak Persyaratannya

Eva menegaskan, pihaknya melakukan pengembalian dana 100 persen bagi penumpang yang terdampak pembatalan perjalanan pada Rabu kemarin. 

Proses pembatalan dapat dilakukan di loket stasiun Halim, Karawang, Padalarang, Tegalluar Summarecon, serta Hall Feeder Bandung paling lambat hingga H+3 yaitu sampai Sabtu, 23 Agustus 2025. 

"Uang pengembalian akan diproses maksimal 15 hari kerja ke rekening sesuai formulir yang diisi. KCIC menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," kata Eva.

"Seluruh langkah penanganan dan penyesuaian perjalanan dilakukan semata-mata demi memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan Whoosh bagi seluruh penumpang," pungkasnya. (Wartakotalive.com/Miftahul Munir)

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp. 

Sumber: Wartakota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved