Selasa, 14 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Bisnis

Bidik Pasar Global, Kreator–UMKM Berkolaborasi

Forum ini mempertemukan pemerintah, kreator nasional, pelaku industri, dan mitra global untuk merumuskan kolaborasi...

Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
PEMBUKAAN - Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi, Kementerian Ekonomi Kreatif RI/Kemenekraf, Muhammad Neil El Himam MSc memberikan sambutan saat pembukaan Webinar Internasional “Kreator Berkarya, UKM Merdeka” melalui Zoom dan YouTube GETI Media, baru-baru ini. 

TRIBUNBEKASI.COM — ExportHub.id melalui GeTI Incubator menggelar Webinar Internasional “Kreator Berkarya, UKM Merdeka” melalui Zoom dan YouTube GETI Media, baru-baru ini.

Forum yang digelar dua hari ini mempertemukan pemerintah, kreator nasional, pelaku industri, dan mitra global untuk merumuskan kolaborasi berbasis konten agar UMKM Indonesia menembus pasar ekspor.

Selain sesi interaktif, digelar pula Shorts Competition, dan GETI Media UKM Award bagi lima UMKM inspiratif.

Sekedar diketahui, Indonesia menempatkan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi.

Menurut Kementerian Keuangan dan Kadin, periode 2023–2024, pelaku UMKM berjumlah sekitar 66 juta, menyumbang sekitar 61 persen PDB dan menyerap sekitar 117 juta pekerja (sekitar 97 persen).

Menurut Kemenko Perekonomian, per 30 Januari 2025, porsi ekspor UMKM baru sekitar 15,7 persen dari total nasional—menunjukkan perlunya dorongan ekspor berbasis branding dan kanal digital.

Baca juga: Hotman Paris Klaim Hanya Butuh 10 Menit Buktikan Nadiem Makarim Tak Korupsi

Baca juga: 100 Personel TNI-Polri dan Satpol PP Patroli ke Pusat Keramaian Kota Bekasi

Di sisi niaga digital, mengutip laporan e-Conomy SEA 2024 yang disusun Google, Temasek, dan Bain, ekonomi digital Indonesia mencapai sekitar US$ 90 miliar pada 2024, dengan e-commerce sekitar US$ 65 miliar sebagai kontributor terbesar; tren video commerce kian dominan.

Presiden Direktur ExportHub.id, Amalia Susilowati Prabowo, menekankan pentingnya orkestrasi ekosistem agar pelatihan tidak berhenti di kelas.

“Banyak UMKM berhenti pada pelatihan tanpa pendampingan berkelanjutan. Untuk menembus pasar global, diperlukan sinergi terarah antara kreator, pelaku usaha, dan regulator,” ujarnya.

Business Development Director GeTI Incubator, Divera Wicaksono, menambahkan, kolaborasi dengan kreator membantu memperluas jangkauan dan daya saing produk disertai strategi pemasaran digital yang terukur.

Kepala Bidang Pemasaran Usaha Kecil, Kementerian UMKM RI, Agni Iswarani menekankan kekuatan cerita UMKM untuk membangun kedekatan pasar.

Sementara itu, Perencana Ahli Madya, Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Rinilda A.P. mendorong generasi muda menjadi pelaku, bukan penonton, di era digital.

Baca juga: Tangis Haru Ibunda Affan Saat Terima Rumah Subsidi di Bogor, Apa Saja Fasiltasnya?

Baca juga: Turun Sedikit, Harga Emas Batangan Antam di Bekasi Jumat ini Masih Rp 2 juta Lebih Per Gram

Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi, Kementerian Ekonomi Kreatif RI/Kemenekraf, Muhammad Neil El Himam MSc  menilai kolaborasi lintas sektor, yakni kreator, UMKM, akademisi, swasta, dan pemerintah, adalah kunci akselerasi.

Seperti dilaporkan Campaign Asia, mengutip studi GroupM–GOAT Indonesia tahun 2024, Indonesia diperkirakan memiliki sekitar 12 juta kreator yang memproduksi 500 ribu–1 juta konten per bulan, terbanyak di Asia Tenggara—membuka kanal promosi–transaksi berbasis konten yang kian presisi bagi UMKM.

Ekosistem video commerce juga menguat setelah integrasi TikTok–Tokopedia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved