Berita Kriminal

Pedagang Kalibata Trauma dan Terkendala Modal Pasca Warung Dibakar, Wakapolda Metro Minta Maaf

Pedagang Kalibata Jakarta Selatan masih trauma dan kehabisan modal usai warung dibakar massa. Polda Metro Jaya beri bantuan dan jamin keamanan.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Ramadhan L Q
NASIB PEDAGANG - Sejumlah warung di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan tampak hangus dan belum kembali beroperasi usai dibakar massa, Sabtu (13/12/2025). Pedagang masih trauma dan menunggu bantuan untuk kembali berjualan. 

WARTAKOTALIVE.COM, PANCORAN - Aroma sisa kebakaran masih tercium di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (13/12/2025).

Deretan warung yang biasanya ramai di area kuliner seberang Taman Makam Pahlawan Kalibata tampak lengang.

Sebagian lapak tertutup rapat dengan sisa puing dan dinding menghitam bekas jilatan api.

Sejumlah pedagang memilih belum kembali berjualan meski arus lalu lintas di sekitar lokasi sudah kembali normal.

Baca juga: Dandhy Laksono Bongkar Dalang di Balik Bencana Sumatra: Bukan Alam, Tapi Ini

Baca juga: Pengeroyok Debt Collector di Kalibata Sudah Dibekuk, Ketum Petir Imbau Anggotanya Tak Terprovokasi

Baca juga: Komplotan Pencuri Beraksi di Jalan Percetakan Negara Jakarta Pusat, Modusnya Ngaku Ditabrak Korban

Bukan karena sepi pembeli, melainkan trauma mendalam dan keterbatasan modal setelah warung mereka dibakar massa.

Peristiwa pembakaran tersebut terjadi menyusul pengeroyokan yang menewaskan dua debt collector di kawasan itu.

Amarah massa kemudian meluap dan berujung pada pembakaran sejumlah warung milik pedagang kecil.

Koordinator Pedagang Kalibata, Purwanto, mengatakan para pedagang belum sepenuhnya pulih secara mental maupun ekonomi.

Menurutnya, rasa takut masih menghantui para pedagang meski aparat menyatakan kondisi sudah aman.

“Kondisi pedagang saat ini kami belum keluar dulu. Memang situasi insyaallah sudah kondusif. Tapi kami masih trauma dan mau jualan pun kehabisan modal,” ujar Purwanto, Sabtu (13/12/2025).

Purwanto mengungkapkan dirinya sempat dipanggil ke Polda Metro Jaya untuk bertemu Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono.

Dalam pertemuan tersebut, pihak kepolisian menyampaikan keprihatinan sekaligus permohonan maaf atas insiden yang terjadi.

 

Polda Metro Jaya juga memberikan bantuan awal kepada para pedagang terdampak.

Selain itu, jaminan pengamanan diberikan agar pedagang merasa aman saat kembali beraktivitas.

“Kedua akan memback up pengamanan saat kami berjualan lagi. Alhamdulillah juga diberikan bantuan. Seberapapun bantuan kami terima dan kami ucapkan terima kasih,” ucap Purwanto.

Sumber: Wartakota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved