Karawang
NasDem dan PKS Karawang Sepakat Bangun Daerah Lewat Kolaborasi, Bukan Kompetisi
NasDem dan PKS Karawang sepakat bangun daerah lewat kolaborasi politik. Keduanya komitmen menjaga kepercayaan masyarakat.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Mohamad Yusuf
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG – Suasana hangat terasa di Kantor DPD PKS Karawang, Jumat (19/9/2025). Dua partai politik yang pernah berkoalisi di Pilkada lalu, NasDem dan PKS, kembali duduk bersama dalam sebuah silaturahmi politik.
Bukan sekadar temu kangen, pertemuan ini jadi ajang mempertegas komitmen kedua partai untuk membangun Karawang dan menjaga kepercayaan masyarakat.
Ketua DPD NasDem Karawang, Dian Fahrud Jaman, menuturkan bahwa silaturahmi politik harus tetap terjaga meski Pemilu telah usai.
Baca juga: Hati-hati di Halte! Modus “Lempar Bola” Copet Transjakarta Bikin Penumpang Tak Sadar Ponsel Raib
Baca juga: Dony Oskaria Resmi Jabat Plt Menteri BUMN, Begini Pertimbangan Presiden Prabowo
Baca juga: Angelina Sondakh Pastikan Koruptor akan Tersentil Usai Nonton Film Jembatan Shiratal Mustaqim
“Bagi kami, PKS dan NasDem memiliki kesamaan pandangan soal pembangunan Karawang ke depan. Kompetisi harus diminimalisir, kolaborasi yang diperbanyak. Pendidikan politik dan membangun kesadaran publik jadi tugas utama bersama,” kata Dian, Minggu (21/9/2025).
Menurut Dian, opini masyarakat tidak boleh dianggap remeh. Apa yang dipikirkan dan dirasakan publik harus jadi perhatian partai politik.
“Efek opini publik harus diperhatikan. Suhu masyarakat tidak bisa dikesampingkan. Ini amanah yang harus kita emban bersama demi Karawang yang lebih baik,” ujarnya.
Energi Positif
Ketua DPD PKS Karawang, Jaelani Sopian, menambahkan bahwa hubungan historis antara PKS dan NasDem selama ini berjalan baik. Ia menyebut kebersamaan ini diharapkan memberi energi positif dalam pembangunan daerah.
“NasDem dan PKS punya catatan historis luar biasa. Semoga kolaborasi ini bisa menjadi contoh positif, khususnya untuk Karawang,” kata Jaelani.
Menurut Jaelani, partai politik harus hadir sebagai jembatan masyarakat, menyampaikan aspirasi sekaligus mencari solusi nyata.
“Partai bukan sekadar wadah politik, tapi harus jadi penghubung antara masyarakat dengan pemangku kebijakan,” ucapnya.
Silaturahmi politik itu pun ditutup dengan komitmen bersama: membangun Karawang melalui kerja sama lintas partai, menjaga amanah rakyat, dan memperkuat kepercayaan publik.
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp
| Narkoba Dibungkus Kondom, Modus Baru di Lapas Karawang Digagalkan |
|
|---|
| Pabrik Kulkas Terbesar di Indonesia Resmi Beroperasi di Karawang, Serap Ribuan Tenaga Kerja Baru |
|
|---|
| Jadwal, Lokasi dan Persyaratan SIM Keliling Karawang Senin 25 Mei 2026 |
|
|---|
| BTN Dukung Kejari Karawang Usut Dugaan KPR Fiktif oleh Pengembang |
|
|---|
| Cafe Balandongan Raja Kami Karawang, Bernuansa Budaya Sunda hingga Hadirkan Jamu Modern |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Ketua-DPD-NasDem-Karawang-Dian-Fahrud-Jaman.jpg)