Kamis, 23 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Lebaran 2026

Arus Mudik di Tol Japek Masih Padat, Contraflow Diberlakukan Tiga Lajur

Arus mudik di ruas Tol Jakarta- Cikampek masih padat pada Kamis (19/3/2026) sore. Kepadatan terjadi sejak KM 38 Cikarang hingga KM 58 Karawang

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Joseph Wesly
Tribunbekasi.com/Muhammad Azzam/Muhammad Azzam
CONTRAFLOW TIGA LAJUR- Arus mudik di ruas Tol Jakarta- Cikampek masih padat di KM 48 Karawang selepas turunan Tol Layang Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) pada Kamis (19/3/2026) sore. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mendukung diskresi Kepolisian dengan melakukan penyesuaian rekayasa lalu lintas berupa pelebaran lajur contraflow dari sebelumnya 2 lajur menjadi 3 lajur pada KM 48 sampai KM 66 arah Cikampek Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek pukul 12.21 WIB. (Muhammad Azzam/ Tribun Bekasi). 

Ringkasan Berita:
  • Arus mudik Tol Jakarta-Cikampek Kamis (19/3/2026) padat KM 38–58 Karawang, pemudik nekat berhenti di bahu jalan.
  • Jasa Marga imbau gunakan rest area terdekat dan patroli terus dilakukan.
  • Contraflow diperluas 3 lajur KM 48–66, tol fungsional Japek II Selatan dibuka untuk antisipasi kepadatan arus mudik Lebaran 2026.

 

Laporan Muhammad Azzam

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG- Arus mudik di ruas Tol Jakarta- Cikampek masih padat pada Kamis (19/3/2026) sore. Kepadatan terjadi sejak KM 38 Cikarang hingga KM 58 Karawang.

Pantauan Tribun Bekasi (Warta Kota Network) titik simpul kepadatan terjadi di KM 48 Karawang selepas turunan Tol Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) hingga menuju jelang rest area KM 57.

Kepadatan diperparah karena banyak pemudik nekat menghentikan kendaraan di bahu jalan.

Alasan utama pemudik berhenti adalah untuk buang air kecil atau beristirahat setelah perjalanan panjang.

Sehingga membuat arus lalu lintas tampak padat merayap.

“Terpaksa berhenti, sudah tidak tahan. Rest Area masih lama dan takut penuh malah engga bisa ke kamar mandi,” ujar Agus, salah satu pemudik asal Ancol, Jakarta Utara.

Ia menyebut, berangkat dari Jakarta sampai ke KM 48 ini ditempuh selama empat jam.

Kemacetan terjadi sejak awal masuk ke Tol Layang MBZ sampai turunan tol Layang.

"Ini terpaksa numpang ke kamar mandi di Pos Jasa Marga,"jelas dia.

Petugas dari Jasa Marga terus melakukan patroli dan memberikan imbauan melalui pengeras suara. Pemudik diminta tidak berhenti di bahu jalan karena berbahaya bagi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.

Pihak Jasa Marga juga menyarankan pemudik untuk memanfaatkan rest area terdekat, seperti di Kilometer 57, apabila ingin beristirahat atau menggunakan fasilitas toilet, demi menjaga kelancaran arus mudik.

Contraflow Tiga Lajur di Tol Japek

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mendukung diskresi Kepolisian dengan melakukan penyesuaian rekayasa lalu lintas berupa pelebaran lajur contraflow dari sebelumnya 2 lajur menjadi 3 lajur pada KM 48 sampai KM 66 arah Cikampek Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek pukul 12.21 WIB.

Rekayasa lalu lintas ini dilakukan sebagai upaya untuk mengurai kepadatan kendaraan serta mendukung kelancaran arus mudik menuju wilayah Timur Trans Jawa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved