Senin, 8 Juni 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Reshuffle Kabinet

Jawaban Istana Soal Rumor Adanya Reshuffle Kabinet dalam Waktu Dekat

Isu reshuffle kabinet menguat di akhir Januari 2026 pasca terpilihnya Thomas Djowandono menjadi deputi Deputi Gubernur Bank Indonesia

Tayang:
Editor: Joseph Wesly
Kementerian Sekretariat Negara/TribunBekasi
RESHUFFLE KABINET- Reshuffle kabinet jilid ke-3 di Istana Negara. Istana buka suara soal isu reshuffe yang menguat di akhir Januari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Isu reshuffle kabinet mencuat akhir Januari 2026 setelah Thomas Djiwandono terpilih menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia dan muncul pernyataan politikus soal potensi kader Gerindra masuk kabinet.
  • CELIOS merilis 10 menteri yang dinilai berkinerja di bawah performa dan layak diganti, termasuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia hingga Menteri ATR Nusron Wahid.
  • Istana memastikan belum ada rencana reshuffle dalam waktu dekat dan menegaskan perubahan saat ini hanya terkait perpindahan jabatan Thomas.

 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA- Isu reshuffle kabinet menguat di akhir Januari 2026 pasca terpilihnya Thomas Djowandono menjadi deputi Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Isu semakin melebar usai politikus PDIP Utut Adianto mengatakan bahwa ada anggota DPR RI dari Gerindra yang akan masuk ke Kabinet Prabowo-Gibran.

Rumor semakin bertambah kuat pasca rapor merah yang dikeluarkan CELIOS tentang para menteri yang bekerja di bawah performa.

CELIOS bahkan merilis 10 menteri yang dianggap layak untuk diganti.

Mereka adalah: 

  • Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia
  • Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana
  • Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai
  • Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni
  • Menteri Kebudayaan Fadli Zon
  • Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana
  • Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan
  • Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko
  • Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto
  • Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid

Istana buka suara

Istana Kepresidenan memastikan tidak akan ada reshuffle kabinet dalam waktu dekat di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa perubahan yang terjadi saat ini hanya terkait peralihan jabatan Thomas Djiwandono, bukan perombakan kabinet secara menyeluruh.

Prasetyo menjelaskan, Thomas meninggalkan jabatan Wakil Menteri Keuangan setelah terpilih menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia melalui proses uji kelayakan dan kepatutan di DPR.

Ia menyebut kekosongan posisi Wamenkeu merupakan konsekuensi dari penugasan baru Thomas di lembaga lain, bukan bagian dari agenda reshuffle kabinet.

Saat ditanya soal pengganti Thomas di posisi Wakil Menteri Keuangan, Prasetyo mengatakan belum ada kandidat yang ditentukan karena proses pengangkatan Deputi Gubernur BI masih berjalan.

Budisatrio Djiwandono Masuk Bursa Menlu

Di sisi lain, nama Budisatrio Djiwandono juga dikabarkan masuk bursa Menteri Luar Negeri jika terjadi reshuffle.

Isu tersebut muncul setelah pernyataan Ketua Komisi I DPR Utut Adianto dalam rapat kerja bersama pejabat pertahanan dan intelijen.

Menanggapi kabar itu, Budisatrio menegaskan dirinya masih menjalankan tugas sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI dan meminta agar isu tersebut ditanyakan langsung kepada pihak yang menyampaikannya.

Pengamat Nilai Kekosongan Jabatan Bisa Picu Evaluasi

Pengamat politik menilai, perpindahan jabatan di posisi strategis seperti Wakil Menteri Keuangan berpotensi memicu evaluasi lebih luas dalam kabinet.

Kursi kosong di sektor strategis dinilai sering menjadi momentum bagi presiden untuk menilai kembali efektivitas kementerian, meski tidak selalu berujung pada reshuffle besar.

Meski demikian, keputusan akhir terkait kemungkinan reshuffle sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto.

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved