Jumat, 29 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Demo di DPR

Bentrokan Pecah di Jatinegara, Kapolsek Samsono Kena Batu hingga Berdarah

Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono terluka pipinya akibat lemparan batu saat bubarkan massa anarko di Otista, Jakarta Timur.

Tayang:
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Mohamad Yusuf
Warta Kota/Miftahul Munir
KAPOLSEK TERLUKA - Kapolsek Jatinegara, Kompol Samsono terkena lemparan batu saat bubarkan kelompok anarko di Jalan Otista, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (29/8/2025). 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA - Suasana mencekam sempat mewarnai kawasan Jalan Otto Iskandardinata (Otista), Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (29/8/2025) siang.

Bentrokan antara aparat kepolisian dan kelompok massa anarko pecah hingga membuat Kapolsek Jatinegara, Kompol Samsono, mengalami luka di bagian wajah.

Pantauan Warta Kota di lokasi, lemparan batu, botol, hingga benda tumpul lain beterbangan ke arah polisi.

Nahas, salah satu batu menghantam pipi atas Kompol Samsono hingga mengeluarkan darah. Wajahnya terlihat babak belur, meski tetap berusaha berdiri tegar di tengah kericuhan.

Kronologi Bentrokan
Kompol Samsono menjelaskan, sejak awal ia berusaha mengajak massa berkomunikasi agar menyampaikan aspirasi dengan tertib tanpa mengganggu warga sekitar.

Namun situasi mendadak berubah saat sejumlah orang dari kelompok anarko melempar batu ke arah petugas.

Baca juga: Ayah Affan Kurniawan Nyaris Tumbang, Ratusan Ojol Menangis di Pemakaman Karet Bivak

Baca juga: Reza Indragiri Bongkar Kondisi Psikis Sopir Rantis Brimob yang Tabrak Ojol Affan Kurniawan

“Janji tidak ada, tapi karena ada yang diamankan oleh kami, mereka meminta untuk dikembalikan,” ujar Samsono kepada wartawan.

Tak lama setelah itu, massa mulai beringas. Mereka memblokade jalan menggunakan separator busway, menyalakan api dari tumpukan kayu, dan melemparkan batu ke arah aparat.

Polisi pun terpaksa menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

Kondisi Kembali Kondusif
Kericuhan sempat membuat arus lalu lintas lumpuh. Sejumlah pengendara motor dan mobil terpaksa putar balik karena takut jadi sasaran pelemparan.

Namun, setelah aparat berhasil menghalau massa dan memadamkan api di tengah jalan, situasi perlahan kondusif. Jalan Otista akhirnya kembali bisa dilintasi kendaraan.

“Sekarang kondisi sudah aman. Saya imbau kepada massa agar tidak mudah terprovokasi dan bisa menahan diri supaya tidak bentrok dengan pihak kepolisian,” jelas Samsono.

Baca juga: Jenazah Affan Kurniawan Diberangkatkan ke TPU Karet Bivak Dikawal Iringan Massa Ojol

Baca juga: Anies Melayat ke Rumah Duka Driver Ojol Affan Kurniawan, Sang Ibunda Histeris Minta Keadilan

Solidaritas untuk Driver Ojol
Menurut Samsono, massa yang ricuh ini membawa isu solidaritas atas meninggalnya driver ojek online, Affan Kurniawan (21), yang sebelumnya tewas dalam insiden tabrakan dengan kendaraan taktis Brimob.

“Mereka hanya solidaritas terhadap ojol yang kemarin meninggal dunia,” tambahnya.

Hingga sore hari, polisi masih bersiaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi bentrokan susulan.

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp 

Sumber: Wartakota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved