Warga Sumsel yang Terlanjur Konsumsi Daging Kucing Diimbau Cek Kesehatan
Seorang pedagang daging di Pagar Alam, Sumsel, terang-terangan menipu warga. Dia menjual daging kucing yang diklaim sebagai daging kambing
TRIBUNBEKASI.COM, PAGAR ALAM - Seorang pedagang daging di Pagar Alam, Sumatra Selatan (Sumsel), diduga menipu warga.
Pedagang berinisial SJ ini menawarkan daging kambing muda di kiosnya.
Belakangan polisi menemukan bukti, daging kambing muda yang ditawarkan SJ ternyata merupakan daging kucing.
Merespons kasus ini, Pemerintah Kota Pagar Alam mengimbau kepada warga yang terlanjur mengonsumsi daging kucing, hendaknya mereka segera memeriksakan kesehatan.
Pemkot Pagar Alam melalui Dinas Pertanian Kota Pagar Alam mengimbau bagi masyarakat yang telah terlanjur mengkonsumsi daging kucing akibat tertipu dengan pelaku SJ tersebut segera memeriksakan diri.
"Daging kucing memang tidak lazim dikonsumsi, mengingat kehalalan, pangan asal hewan harus memenuhi syarat ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal) sesuai dengan Undang Undang no 41 tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan," ujar Dokter Hewan Dinas Pertanian dan Peternakan Pagar Alam dr Anhar, Jumat (5/9/2025) kepala sripoku.com.
Anhar menjelaskan, dampak buruk mengkonsumsi daging kucing disebabkan potensi penularan penyakit zoonosis, jika hewan yg dikonsumsi sedang berpenyakit seperti virus rabies, parasit toxoplasma gondii, cacing dan beberapa kuman seperti chlostrdium botolismus.
"Untuk itu kami mengimbau tidak mengkonsumsi daging hewan yang tidak lazim, dapatkan produk hewan yang sudah bersertifikat NKV atau yang pemotongan hewan resmi, jika terlanjur mengkonsumsi bisa mengunjungi pusat kesehatan setempat," katanya.
Pemerintah Diminta Tracking
Ketua DPRD Pagar Alam Hj Jenni Sandiah mengimbau kepada Pemerintah Kota Pagar Alam agar sesegera mungkin melakukan tracking lapangan terkait kasus penjualan daging kucing yang sudah dipastikan beredar dan dikonsumsi masyarakat Kota Pagar Alam.
"Ini merupakan langkah preventif mengingat hewan ini bisa saja berpotensi terjangkit virus rabies dan sebagainya," imbaunya.
Ditambahkannya, untuk masyarakat yang merasa pernah mengkonsumsi daging kucing tersebut agar memeriksakan diri di RSUD dan atau Puskesmas.
"Imbauan ini bukan membuat panik masyarakat, tetapi sebagi bentuk antisipasi agar tidak terjadi hal buruk setelah konsumsi daging kucing tersebut," tegasnya.
Diberitakan, baru-baru ini polisi menangkap SJ (55) karena menjual daging kucing di Kota Pagar Alam. Pria pedagang daging ini menipu pelanggannya dengan mengatakan daging kucing tersebut adalah daging kambing muda.
Dari pengakuan pelaku, aksi jual daging kucing tersebut sudah dijalaninya selama 4 bulan atau setelah lebaran Iduladha lalu.
| Temukan Peredaran Daging Anjing dan Kucing di Depok, Jangan Diam! Laporkan Lewat Kanal Pengaduan Ini |
|
|---|
| Tabrakan Lawan Avanza, Remaja Pengendara Motor Tewas Terlindas Mobil, Rekannya Terlempar ke Atap |
|
|---|
| Kisah RSKJ Bekasi Evakuasi 20 Kucing di Tengah Ricuh Demo Jakarta |
|
|---|
| Uya Kuya Gelisah Tiga Kucing Kesayangannya Belum Juga Ditemukan Pasca Rumah Dijarah Massa |
|
|---|
| GEGER! Pria Diduga Jual Daging Kucing Tapi Ngakunya Daging Kambing Muda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Sudah-Jual-100-Ekor-Daging-Kucing.jpg)