Senin, 20 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Pekerja Migran Indonesia Ilegal

Modus Liburan Terbongkar, 137 PMI Ilegal Dicegah Terbang dari Bandara Soetta

Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta mencegah 137 PMI ilegal sepanjang Desember 2025 dengan modus wisata saat libur Nataru.

Penulis: Nurmahadi | Editor: Mohamad Yusuf
ISTIMEWA
CEGAH PMI - Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Soekarno-Hatta Galih Kartika Perdhana memberikan keterangan di Bandara Soekarno-Hatta. Keterangan disampaikan pada Senin (29/12/2025) terkait pencegahan keberangkatan 137 PMI ilegal. 

Ringkasan Berita:
  • Imigrasi Bandara Soekarno Hatta menggagalkan keberangkatan 137 PMI ilegal sepanjang Desember 2025.
  • Libur Natal dan Tahun Baru dimanfaatkan PMI nonprosedural dengan modus wisata ke luar negeri.
  • Pemeriksaan dilakukan berlapis melalui wawancara, pengamatan gestur, dan sistem Subject of Interest.

TRIBUNBEKASI.COM, TANGERANG - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Soekarno-Hatta menggagalkan keberangkatan 137 pekerja migran Indonesia ilegal sepanjang Desember 2025.

Upaya pencegahan itu dilakukan di tengah meningkatnya arus penumpang selama libur Natal dan Tahun Baru.

Petugas mencermati adanya pola keberangkatan mencurigakan dari sejumlah calon penumpang.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Soekarno-Hatta Galih Kartika Perdhana mengatakan momen libur akhir tahun kerap dimanfaatkan PMI nonprosedural.

Baca juga: Hendak Diedarkan Saat Nataru, 3.100 Butir Ekstasi dan 3,24 Gram Sabu Disita Polisi

Baca juga: Usut Korupsi Kuota Haji, KPK Kembali Periksa Yaqut Cholil Qoumas Selasa Ini

Baca juga: Santai di Tengah Keramaian, Mahasiswa Curi Raket Padel Seharga Rp 7,7 Juta di Jaksel

Mereka mencoba berangkat ke luar negeri dengan alasan berwisata.

Namun pemeriksaan lanjutan menemukan indikasi kuat para penumpang tersebut hendak bekerja secara ilegal.

“Mereka semua mengaku sebagai wisatawan yang ingin berlibur,” ujar Galih kepada wartawan, Senin (29/12/2025).

Menurut Galih negara tujuan keberangkatan didominasi kawasan Asia dan Timur Tengah.

Beberapa di antaranya Malaysia, Singapura, Kamboja, Hong Kong, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Qatar.

Sepanjang Januari hingga Desember 2025 Imigrasi Soekarno-Hatta juga mencegah keberangkatan 2.917 penumpang.

Sebanyak 1.905 orang di antaranya terindikasi sebagai calon pekerja migran nonprosedural.

Mereka juga berpotensi menjadi korban tindak pidana perdagangan orang dan tindak pidana penyelundupan manusia.

Pemeriksaan Berlapis di Konter Imigrasi

Kepala Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi Soekarno Hatta Jerry Prima menjelaskan proses deteksi kini semakin menantang.

Calon pekerja migran disebut mulai memahami pola pemeriksaan petugas.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved