Jumat, 10 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Israel Serang Iran

Profil Ayatollah Ali Khamenei yang Jasadnya Ditemukan di Reruntuhan

Berikut profil Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang dilaporkan tewas dalam serangan militer besar-besaran Amerika Serikat (AS)

Editor: Joseph Wesly
Tribunnews/(Anadolu/Middle East Monitor)
ALI KHAMENEI TEWAS- Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam serangan besar-besaran yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat (AS) ke Iran. Berikut profilnya. 

Ringkasan Berita:
  • Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan tewas setelah kompleks kediamannya di Teheran dibom dalam operasi militer Israel–AS bertajuk Operation Epic Fury pada Sabtu (28/2/2026).
  • Lahir 19 April 1939 di Mashhad, Khamenei merupakan ulama yang aktif dalam Revolusi Islam Iran dan pernah menjabat Presiden Iran periode 1981–1989.
  • Sejak 1989, ia menjadi Pemimpin Tertinggi Iran dengan kewenangan tertinggi atas kebijakan politik, militer, dan keagamaan negara selama lebih dari tiga dekade.

 

TRIBUNBEKASI.COM, TEHERAN- Berikut profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang dilaporkan tewas dalam serangan militer Israel dan Amerika Serikat ke Iran.

Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia setelah kompleks kediamannya di Teheran menjadi sasaran pengeboman pada Sabtu (28/2/2026) siang.

Jenazah Khamenei disebut ditemukan di bawah reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan tersebut.

Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi kematiannya pada Minggu dini hari, beberapa jam setelah media Israel lebih dulu melaporkan kabar tersebut.

Tewas dalam Operasi Militer Besar

Serangan yang menewaskan Khamenei disebut merupakan bagian dari operasi militer bertajuk Operation Epic Fury.

Amerika Serikat dan Israel dilaporkan melancarkan sekitar 900 serangan dalam waktu 12 jam yang menyasar berbagai target strategis di Iran, termasuk pangkalan militer, fasilitas nuklir, sistem pertahanan udara, hingga gedung pemerintahan.

Kompleks tempat Khamenei berada menjadi salah satu target utama dalam serangan awal. Tubuhnya ditemukan mengalami luka akibat pecahan proyektil di antara puing-puing bangunan.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan kematian tersebut melalui media sosial Truth Social.

Baca juga: Profil Mahmoud Ahmadinejad, Mantan Presiden Iran yang Tewas dalam Serangan Israel

Sementara itu, Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menyebut operasi tersebut sebagai operasi udara paling kompleks dan presisi dalam sejarah.

Lahir dari Keluarga Religius

Ali Khamenei lahir pada 19 April 1939 di Mashhad, Iran timur, dari keluarga religius sederhana.

Ia menempuh pendidikan Islam di seminari Mashhad sebelum melanjutkan studi teologi tingkat lanjut di Qom. Selain sebagai ulama, Khamenei juga dikenal memiliki minat pada puisi dan sastra.

Aktif Melawan Rezim Shah

Pada awal 1960-an, Khamenei bergabung dengan gerakan yang dipimpin Ruhollah Khomeini untuk menentang pemerintahan Shah Mohammad Reza Pahlavi.

Sejak 1963, ia beberapa kali ditangkap oleh SAVAK karena mengorganisir aksi protes dan menyebarkan literatur anti-rezim serta menjalani masa pengasingan.

Ketika gelombang demonstrasi besar menggulingkan monarki Iran pada 1978–1979, Khamenei kembali aktif dan membantu memobilisasi dukungan bagi revolusi Islam.

Karier Politik Pasca Revolusi

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved