Sabtu, 25 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Alasan Polda Jateng Buru Pembuat dan Pengguna Cheat Mobile Legends

Kabar bagahia datang dari Polda Jateng untuk para penggemar atau pemain  Mobile Legends: Bang Bang.

Editor: Joseph Wesly
Tribunnews/ML
DIBURU POLISI- Pembuat dan pengguna cheat game Mobile Legends: Bang Bang akan diburu polisi. Alasannya aktivitas itu menganggu ekosistem online. 

Ringkasan Berita:
  • Polda Jawa Tengah akan menindak pembuat dan pengguna cheat di Mobile Legends: Bang Bang melalui patroli siber.
  • Penggunaan cheat dianggap ilegal karena mengganggu sistem elektronik dan merusak ekosistem serta keadilan permainan.
  • Pelaku terancam jerat UU ITE, polisi masih dalami kasus dan kembangkan jaringan.

 

TRIBUNBEKASI.COM, SEMARANG- Kabar bagahia datang dari Polda Jateng untuk para penggemar atau pemain  Mobile Legends: Bang Bang.

Polda Jawa Tengah akan mulai memburu pembuat hingga pengguna cheat dalam game  Mobile Legends: Bang Bang.

Aktivitas ini ditanggapi positif oleh para pemain Mobil Legends.

Pasalnya ada banyak pemain yang sudah menghabiskan waktu untuk menaikan rankingnya.

Namun di sisi lain ada pemain yang membuat dan menggunakan cheat sehingga membuat game menjadi nge-freezee atau nge-lag.

Cheat yang dilakukan para pemain cenderung mengganggu jalanya permainan dan membuat sang lawan kalah.

Langkah ini dilakukan melalui peningkatan patroli siber sebagai upaya menjaga keamanan ruang digital.

Ganggu Sistem Elektronik

Direktur Reserse Siber Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Himawan Sutanto Saragih, mengatakan tindakan penggunaan cheat merupakan aktivitas ilegal.

Pasalnya, praktik tersebut termasuk akses tanpa hak yang dapat mengganggu sistem elektronik.

“Ditemukan adanya tindakan tanpa hak yang menyebabkan sistem elektronik terganggu atau tidak bekerja sebagaimana mestinya,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

Rusak Ekosistem Game

Selain melanggar hukum, pembuatan dan distribusi cheat juga dinilai merusak integritas sistem permainan.

Cheat digunakan untuk memanipulasi jalannya game sehingga menciptakan ketidakadilan bagi pemain lain.

“Tindakan tersebut merusak integritas sistem dan ekosistem digital,” katanya.

Berdasarkan Laporan Polisi

Penindakan ini berawal dari laporan polisi sejak 29 Agustus 2025.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved