Tabrakan Kereta Api
Update Korban Tewas Tabrakan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line: 5 Orang Tewas
Berikut data terbaru jumlah korban tewas dalam kecelakaan antara kereta jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line
Ia menegaskan, proses evakuasi dilakukan tanpa henti dengan sistem pergantian personel. Selain itu, Basarnas masih melakukan pencarian menyeluruh di setiap gerbong untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal.
“Kami akan benar-benar searching seluruh gerbong sampai yakin bahwa seluruh korban benar-benar sudah tidak ada dalam kereta. Itu prosedurnya,” kata dia.
Ratusan Personel Gabungan Diterjunkan
Berdasarkan pantauan di lokasi, petugas gabungan tampak berjibaku menyelamatkan korban yang masih terjebak di dalam rangkaian kereta.
Di sekitar area stasiun, deretan ambulans terlihat terparkir dan siaga untuk mengangkut korban menuju fasilitas kesehatan terdekat.
Suasana di lokasi kejadian dipenuhi ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, pemadam kebakaran, tenaga medis, hingga relawan PMI.
Diduga Bermula dari Taksi Tertabrak KRL
Sebagai informasi, peristiwa ini diduga bermula dari adanya taksi berwarna hijau yang tertabrak KRL di pelintasan kereta. Setelah rangkaian tersebut berhasil dievakuasi, insiden lanjutan terjadi.
Kecelakaan kedua terjadi saat KRL tujuan Jakarta–Cikarang tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur. Pada saat bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek jurusan Surabaya menabrak rangkaian KRL tersebut pada Senin (27/4/2026) malam.
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/ANNE-PURBA.jpg)